Ratusan Konsumen Pertanyakan Progres dan Legalitas Alfarez Residence 5 serta Tahfidz Land
Kredit Foto: Istimewa
Dorong Musyawarah dan Kepastian Hak Konsumen
Konsumen menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar persoalan bisnis properti, melainkan menyangkut dana, tabungan, dan harapan keluarga yang telah dipercayakan kepada proyek tersebut.
Jika proyek tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana awal, konsumen meminta adanya pembahasan terbuka mengenai mekanisme penyelesaian hak-hak konsumen, termasuk opsi pengembalian dana sesuai ketentuan dalam dokumen perjanjian dan peraturan hukum yang berlaku.
“Kesuksesan sebagai seorang direktur tentu bukan hanya tentang bagaimana membangun dan memasarkan sebuah proyek, tetapi juga bagaimana menyelesaikan amanah ketika muncul persoalan. Kami menunggu langkah nyata dan solusi,” kata konsumen lainnya, Bayu.
Ratusan konsumen tersebut menegaskan masih membuka ruang penyelesaian melalui musyawarah. Mereka berharap pihak pengembang bersedia duduk bersama, membuka data dan informasi yang diperlukan, serta menyusun skema penyelesaian dengan jadwal atau timeline yang jelas dan dapat dipantau bersama.
Menurut konsumen, enam tahun merupakan waktu yang panjang untuk menunggu kepastian tanpa kejelasan progres.
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak pengembang dan manajemen Alfarez Residence 5 serta Tahfidz Land untuk mendapatkan klarifikasi terkait status proyek, legalitas, progres pembangunan, dan keluhan konsumen.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: