Kredit Foto: Ist
PT Astra International Tbk (Astra) menempati peringkat keempat dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 tahun 2026.
Dalam ajang Fortune Indonesia 100 Gala yang digelar di Jakarta (17/9), Astra juga menerima penghargaan Outstanding Growth 2026: Biggest Company by Total Employees karena tercatat memiliki lebih dari 190.000 karyawan.
Fortune Indonesia 100 merupakan pemeringkatan tahunan terhadap perusahaan-perusahaan dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.
Evaluasi tahun 2026 ini didasarkan pada laporan keuangan audit perusahaan tahun 2025. Penilaian mengacu pada sejumlah indikator utama yang meliputi pendapatan, laba bersih, total aset, ekuitas, dan kapitalisasi pasar.
Menanggapi masuknya Astra ke jajaran lima besar, Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyatakan bahwa capaian ini menjadi dorongan bagi seluruh jajaran perusahaan untuk mempertahankan kinerja usahanya.
Ia menyebutkan bahwa menjelang usia tujuh dekade, Astra berupaya untuk terus mempertahankan pertumbuhan ekonomi perusahaan agar berdampak positif secara nasional.
"Penghargaan ini kami maknai sebagai penyemangat bagi seluruh Insan Astra untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam menjalankan kegiatan usaha dan berkontribusi bagi Indonesia. Menjelang tujuh dekade perjalanan Astra, kami berharap dapat terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia serta menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Dari segi skala bisnis, Astra saat ini mengoperasikan 324 anak perusahaan, ventura bersama, dan entitas asosiasi. Kegiatan usahanya difokuskan pada tiga sektor utama: otomotif, jasa keuangan, serta solusi pertambangan dan alat berat.
Untuk mengelola ratusan ribu tenaga kerjanya, perusahaan menerapkan strategi ketenagakerjaan bernama People Roadmap.
Program ini difokuskan pada penciptaan lingkungan kerja yang aman dan inklusif untuk mendukung kapabilitas sumber daya manusia secara berkelanjutan, yang secara langsung diintegrasikan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: