Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jawab Kebutuhan Logistik Jakarta, JIEP Perluas Pergudangan Modern di Kawasan Industri Pulogadung

Jawab Kebutuhan Logistik Jakarta, JIEP Perluas Pergudangan Modern di Kawasan Industri Pulogadung Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP memperluas fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Ekspansi dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru dan revitalisasi gudang eksisting untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pasar terhadap fasilitas logistik.

Permintaan pergudangan di kawasan Jabodetabek tercatat masih tinggi. Berdasarkan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8 persen pada Kuartal I 2026.

Tingginya tingkat hunian tersebut dipengaruhi keterbatasan pasokan baru di tengah permintaan dari berbagai sektor, antara lain penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), e-commerce, FMCG, elektronik, farmasi, kendaraan listrik, hingga industri energi terbarukan.

Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi mengatakan kondisi tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk menghadirkan fasilitas pergudangan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan bahwa sektor logistik memegang peranan yang kian krusial dalam menopang aktivitas perekonomian di Jakarta,” ujar Dharma.

Sejak 2025, JIEP secara bertahap merevitalisasi dan mengoperasikan sejumlah gudang modern seri Nawasena dan Arjuna. Fasilitas tersebut antara lain Nawasena I, Nawasena II, Nawasena III.a, Nawasena III.b, dan Arjuna 1 dengan luas sekitar 432 hingga 1.550 meter persegi.

Gudang-gudang tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti air PDAM, loading dock, pos keamanan, lahan parkir, CCTV, hydrant, automatic rolling door, dan area kantor.

Memasuki 2026, JIEP melanjutkan pengembangan melalui pemasaran gudang Nawasena IV, Nawasena V, dan Arjuna 2 yang telah direvitalisasi dan disesuaikan dengan permintaan spesifikasi calon penyewa.

Pengembangan pergudangan tersebut menjadi bagian dari strategi JIEP dalam mengoptimalkan aset secara bertahap. Penyerapan belanja modal atau Capital Expenditure (CAPEX) diarahkan untuk pembangunan dan penguatan fasilitas pergudangan, termasuk renovasi sejumlah Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) serta pembangunan unit lanjutan Arjuna.

Baca Juga: JIEP Gandeng UNPAR Dorong Kolaborasi Riset, Pendidikan, dan Pengembangan SDM

Pengembangan juga mencakup renovasi BPSP Tipe D Blok M1–M4 dan O1–O4, renovasi BPSP Tipe B Blok B1–B4, serta pembangunan BPSP Tipe B Blok D1–D2, B5–B6, dan C3–C4 yang disiapkan untuk pengembangan Arjuna 4, Arjuna 5, dan Arjuna 6.

Ekspansi tersebut didukung lokasi Kawasan Industri Pulogadung yang memiliki luas 433 hektare di Jakarta Timur. JIEP menyebut lokasi tersebut memiliki akses menuju pusat bisnis dan jaringan transportasi utama Jabodetabek.

Seluruh pengembangan diarahkan melalui konsep Sustainable Warehouse Transformation yang mengintegrasikan modern warehouse management dengan sistem clustering. Konsep tersebut juga mencakup transformasi BPSP menjadi smart warehouse serta pengembangan ekosistem layanan logistik yang berkelanjutan bagi mitra industri.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: