Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Berkali-kali Diramal Collapse, Ini yang Bikin Prabowo Pede Masa Depan Indonesia Cerah

Berkali-kali Diramal Collapse, Ini yang Bikin Prabowo Pede Masa Depan Indonesia Cerah Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah prediksi pesimistis yang menyebut Indonesia terancam mengalami kemunduran ekonomi, Presiden Prabowo Subianto justru melihat masa depan yang cerah.

Keyakinan itu disampaikannya setelah menyaksikan langsung aktivitas industri dan semangat para pekerja di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Prabowo menyinggung ramalan berulang yang menyebut Indonesia akan mengalami kehancuran ekonomi. Namun, kondisi yang dilihatnya saat melakukan kunjungan kerja pada Kamis (8/10/2026) membuatnya memiliki pandangan berbeda.

Baca Juga: Bukan Gerindra, Partai Ini Siapkan Prabowo Jadi Capres Lagi di 2029, Wakilnya...

“Mereka-mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, Indonesia akan collapse. Setiap bulan diramalkan kita akan collapse,” kata Prabowo saat peluncuran program hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026), yang tayang di YouTube Sekretariat Presiden.

Alih-alih menemukan gambaran suram seperti yang disebut dalam berbagai prediksi tersebut, Prabowo mengaku melihat potensi besar bagi masa depan Indonesia melalui aktivitas industri di kawasan IWIP.

“Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ungkapnya.

Optimisme Prabowo juga muncul setelah melihat sambutan para karyawan yang menyambut kedatangannya dengan penuh semangat. 

Baca Juga: Penasihat Presiden Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tak Bisa Diutak-atik

“Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini,” ujarnya.

Tak hanya soal industri, Prabowo turut mengungkapkan bahwa kunjungan ke wilayah Indonesia timur kerap membangkitkan semangatnya. Ia bahkan mengaitkan perasaan tersebut dengan latar belakang darahnya yang disebutnya berasal dari Indonesia timur.

“Rasanya saya kalau ke Indonesia timur, saya tambah semangat. Mungkinkah karena saya darahnya setengah Indonesia timur?” sebut Prabowo.

Adapun kunjungan ke Halmahera Tengah itu sekaligus menjadi agenda peluncuran program hilirisasi senilai 10,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp180 triliun. Program tersebut mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta peluncuran 11 proyek hilirisasi di kawasan IWIP.

Dari 11 proyek tersebut, empat proyek industri akan memasuki tahap komersialisasi, sementara tujuh proyek lainnya akan memulai pembangunan.

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri nasional. Melalui hilirisasi, pemerintah berupaya memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia dengan memperkuat industri pengolahan di dalam negeri.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur industri nasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. 

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri