Selamatkan Ekosistem Danau Toba, Menteri Jumhur Gandeng Serikat Pekerja PLN
Kredit Foto: KLH
Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat mengajak Serikat Pekerja PT PLN (Persero) berkolaborasi menyelamatkan ekosistem hijau Danau Toba, Sumatera Utara. Upaya tersebut dilakukan melalui penebaran benih ikan endemik, penanaman pohon khas Toba, serta kampanye pengurangan emisi melalui penggunaan kendaraan listrik.
Kegiatan bertajuk Tobat Ekologis itu berlangsung pada Rabu (28/10/2026), diawali dengan touring mobil listrik dari kantor PLN Medan menuju kawasan Danau Toba. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penebaran benih ikan dan penanaman pohon di Taman Eden, kawasan konservasi yang dikelola aktivis lingkungan Marandus Sirait.
Jumhur mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Gerakan yang dimulai dari Sumatera Utara itu diharapkan dapat dilanjutkan ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Di perjalanan, kita menebar kebaikan dengan cara menebar ikan di Danau Toba, ikan yang memang ikan endemik di danau di sini. Selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan penanaman pohon dan ada peresmian SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum),” kata Jumhur saat berada di Danau Toba.
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN Abrori mengatakan, keterlibatan pekerja PLN dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mengurangi emisi gas buang.
Menurut Abrori, gerakan penghijauan itu direncanakan berlanjut dari Sumatera Utara ke Aceh hingga Papua. Program tersebut menargetkan setiap pegawai PLN menanam satu pohon sebagai kontribusi bagi lingkungan dan generasi mendatang.
“Kawan-kawan DPD SP PLN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan touring dari Medan ke Prapat. Di samping itu juga kami menebar benih ikan di Danau Toba. Berikutnya nanti kita juga akan menanam pohon bersama Pak Menteri,” ujar Abrori.
Setelah penebaran benih ikan, Jumhur bersama rombongan melakukan penanaman pohon di Taman Eden, kawasan Danau Toba. Marandus Sirait mengatakan, jenis pohon yang ditanam merupakan pohon khas Toba yang diharapkan dapat mendukung pelestarian ekosistem setempat.
Marandus juga menyampaikan rencana kolaborasi lanjutan dengan PLN untuk melakukan penanaman pohon di sejumlah sekolah. Dalam pelaksanaannya, pohon yang ditanam akan dipantau agar dapat tumbuh dan bertahan hidup.
Dia menegaskan, keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam saat seremoni, tetapi juga dari keberlangsungan pertumbuhannya. Pengelola menjamin pohon yang mati dalam kurun waktu satu tahun akan menjadi perhatian agar jumlah pohon yang tumbuh sesuai dengan jumlah yang ditanam.
“Meskipun dalam seremonial kali ini hanya ditanam beberapa pohon, manfaatnya akan sangat luar biasa dan akan memotivasi kegiatan penghijauan di kawasan Danau Toba,” kata Marandus.
Jumhur mengapresiasi kolaborasi Serikat Pekerja PLN dan pengelola Taman Eden dalam menjaga lingkungan. Dia juga mengajak perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan konservasi dan penghijauan.
“Terima kasih PLN, kami juga mengundang korporasi-korporasi lain untuk ikut serta melakukan hal yang sama. Banyak wilayah pengabdian kepada bangsa melalui pemeliharaan lingkungan, melalui pemuliaan bumi. Ini merupakan contoh baik dan mudah-mudahan bisa dilanjutkan,” ujarnya.
Baca Juga: Menteri LH Jumhur Sebut Potensi Ekonomi Karbon RI Capai Rp4.500 Triliun
Baca Juga: Menteri Jumhur Ungkap 4 Prioritas Indonesia di IWC-11 Bali
Jumhur menambahkan, penanaman pohon merupakan salah satu upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan membantu menekan dampak perubahan iklim.
“Tidak ada satu miliar pohon yang tidak dimulai dari satu pohon yang ditanam. Hari ini kita sudah mulai dan ini merupakan bagian dari ratusan ribu, bahkan jutaan pohon yang akan ditanam bersama-sama,” pungkas Jumhur.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri