Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba BFI Finance Naik 12,5%, Modal Kerja Tembus Rp3,7 Triliun

Laba BFI Finance Naik 12,5%, Modal Kerja Tembus Rp3,7 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) membukukan peningkatan laba bersih 12,5% secara tahunan (yoy) mencapai Rp1,3 triliun hingga September 2026, dibandingkan Rp1,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, total pendapatan BFI Finance mencapai Rp5,2 triliun atau tumbuh 3,6% yoy. Pertumbuhan laba juga didukung efisiensi operasional dan perbaikan biaya kredit (cost of credit) yang berkelanjutan.

Presiden Direktur BFI Finance Sutadi mengatakan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, pengelolaan risiko, dan efisiensi operasional di tengah tantangan daya beli masyarakat serta dinamika pasar keuangan.

“Strategi kami berfokus pada penerapan manajemen risiko yang disiplin dan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Kami juga terus melakukan diversifikasi portofolio dan mengoptimalkan proses bisnis melalui otomatisasi untuk menjaga efisiensi operasional, dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan,” ujar Sutadi dalam keterangan tertulis, Minggu (1/11/2026).

Baca Juga: BFI Finance Perkuat Pembiayaan Mesin untuk Industri Percetakan

Pada kuartal III-2026, nilai penyaluran pembiayaan baru (new booking) BFI Finance mencapai Rp5,6 triliun. Angka tersebut meningkat 9,1% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/QoQ).

Selain itu, segmen produktif modal kerja menjadi kontributor terbesar terhadap penyaluran pembiayaan baru tersebut, dengan nilai Rp3,7 triliun atau naik 9% QoQ. Sementara itu, pembiayaan investasi mencapai Rp970,1 miliar, tumbuh 19,1% QoQ.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Fajar Sulaiman