Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tragedi di Lapangan! Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal, Presiden FC Andorra: Saya Minta Maaf

Tragedi di Lapangan! Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal, Presiden FC Andorra: Saya Minta Maaf Kredit Foto: Instagram/cdtoficial
Warta Ekonomi, Jakarta -

Duel sengit di divisi dua Liga Spanyol berubah menjadi tragedi yang menyisakan duka mendalam. Striker CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesus Owono, dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin, 2 November 2026.

Insiden memilukan itu terjadi pada menit-menit akhir ketika Tenerife dan Andorra masih bermain imbang 2-2. De Miguel tengah berusaha mengejar umpan panjang dalam sebuah serangan balik Tenerife, sementara Owono keluar dari sarangnya untuk menghalau bola.

Namun, upaya sang kiper justru berujung benturan keras. Lutut Owono menghantam tubuh De Miguel, terutama di bagian kepala dan dada, hingga striker Tenerife tersebut terjatuh dan tidak bergerak di atas lapangan.

Baca Juga: 51 Kartu Merah dalam Satu Laga! Keributan Sepak Bola U-20 di Brasil Pecahkan Rekor Dunia

Melihat kejadian itu, wasit langsung memberikan kartu merah kepada Owono. Tim medis pun segera masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan sebelum De Miguel dilarikan menggunakan ambulans ke rumah sakit. Pertandingan sempat dihentikan agar pemain berusia 30 tahun tersebut bisa mendapatkan penanganan medis.

Pada awalnya, kondisi De Miguel dilaporkan stabil meskipun masih dalam keadaan serius. Namun, kesehatannya terus memburuk hingga ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Kepergian De Miguel sontak meninggalkan kesedihan mendalam bagi sepak bola Spanyol. Tragedi tersebut juga memicu berbagai reaksi publik, termasuk desakan agar insiden yang melibatkan Owono mendapat evaluasi serius.

Di tengah suasana duka, Presiden FC Andorra, Gerard Pique, turut menyampaikan belasungkawa sekaligus permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia mengungkapkan pesan itu melalui kolom komentar unggahan belasungkawa CD Tenerife di platform X.

"Saya meminta maaf sedalam-dalamnya. Beristirahatlah dengan tenang, Jesus," tulis Pique.

Menurut laporan Mundo Deportivo, Pique menyaksikan langsung pertandingan tersebut di Estadio Heliodoro Rodríguez López. Setelah insiden terjadi, ia disebut segera meninggalkan stadion dan mendatangi rumah sakit tempat De Miguel mendapatkan perawatan medis.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: