Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Video Lama Kiky Saputri soal Rakyat Jelata Viral Lagi: Aku Ingin Memberi Penjelasan...

Video Lama Kiky Saputri soal Rakyat Jelata Viral Lagi: Aku Ingin Memberi Penjelasan... Kredit Foto: Instagram/kikysaputrii
Warta Ekonomi, Jakarta -

Video lama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah potongan ucapannya tentang "rakyat jelata" beredar di media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Kiky akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung.

Melalui unggahan di akun Instagram, Kiky menjelaskan bahwa istilah tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan masyarakat. Ia mengaku menggunakannya sebagai sindiran terhadap fenomena flexing yang ramai menjadi sorotan saat video itu direkam pada 2023.

"Aku ingin memberikan penjelasan mengenai video lama yang belakangan ini kembali beredar dan menimbulkan berbagai tanggapan. Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut," tulis Kiky.

Baca Juga: Helikopter Jatuh Saat Padamkan Karhutla, Penyebab Kecelakaannya...

Ibu satu anak itu juga menyadari bahwa pemilihan kata dalam ucapannya mungkin kurang tepat dan menimbulkan penafsiran berbeda dari maksud awalnya.

"Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu," ujarnya.

Kiky kemudian membeberkan latar belakang video yang kembali viral tersebut. Ia mengatakan rekaman itu dibuat pada 2023 ketika dirinya bersama sejumlah pengisi acara lain mendapat undangan untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati.

Dalam perjalanan menuju acara tersebut, mereka berada dalam satu pesawat jet bersama Menteri Perhubungan. Sebagai komika yang dikenal dengan kebiasaan melakukan roasting, Kiky mengaku terbiasa menggunakan humor, sindiran, hingga sarkasme untuk merespons berbagai situasi.

"Sebagai seorang komika yang dikenal dalam bidang roasting, aku memang sering menggunakan candaan, sindiran, dan sarkasme untuk menanggapi berbagai situasi," ungkap dia.

Ia pun menegaskan bahwa penyebutan istilah "rakyat jelata" dalam video tersebut berkaitan dengan sindiran terhadap tren pamer kekayaan atau flexing yang sedang ramai saat itu. Bukan bermaksud menempatkan masyarakat pada posisi yang lebih rendah.

"Begitu pula dengan ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan istilah 'rakyat jelata', yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan untuk merendahkan masyarakat," sebut Kiky.

Bahkan, Kiky mengaku saat itu dirinya juga memosisikan diri sebagai bagian dari masyarakat biasa yang baru pertama kali merasakan pengalaman menaiki pesawat pribadi.

"Karena aku pun memposisikan diri sebagai "rakyat jelata" yang baru pertama kali naik private jet," lanjutnya.

Meski telah menjelaskan konteks ucapannya, Kiky memahami bahwa maksud yang ingin disampaikan seseorang belum tentu diterima dengan pemahaman yang sama oleh orang lain. Ia juga menyadari tanggung jawabnya sebagai figur publik dalam menjaga tutur kata.

Karena itu, klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan gambaran lebih utuh mengenai video lama sekaligus menjadi bentuk permintaan maaf kepada pihak yang merasa tersinggung.

Di akhir pernyataannya, Kiky turut mengapresiasi kritik dan masukan yang diberikan kepadanya. Ia menganggap respons publik sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri.

"Semuanya menjadi pengingat untuk aku agar terus belajar dan menjadi lebih baik," tutupnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: