Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Obligasi - Reliance Capital Management optimistis rating surat utang WOM Finance tidak akan turun setelah akuisisi rampung.
  • Gambia - Gambia melakukan pelantikan presiden baru, Adama Barrow, di Senegal.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. mengincar nasabah super kaya  di bisnis kartu kreditnya tahun ini.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. meluncurkan OCBC NISP Voyage, kartu kredit yang terbuat dari logam.

APL: Investasi Properti di Batam Masih Menggiurkan

Foto Berita APL: Investasi Properti di Batam Masih Menggiurkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

AVP Strategic Marketing Residential Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya mengatakan investasi properti di Batam dipastikan masih menguntungkan mengingat harga properti di Indonesia, termasuk di Batam lebih rendah dibandingkan negara tetangga, seperti Singapura dan Johor Malaysia.

"Sebagai contoh harga apartemen di Singapura dan Johor mencapai 8-10 kali lipat harga apartemen di Indonesia. Hal ini juga yang membuat investasi properti di Batam sangat merupakan bagian segitiga emas Batam-Singapura-Johor," kata Agung di Jakarta, Minggu (18/12/2016).

Setahun sejak peresmian integrasi kawasan ekonomi regional Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir 2015 lalu, pertumbuhan bisnis di segitiga emas Batam-Singapura=Johor berlangsung cepat. Imbasnya, harga properti di kawasan ini pun merangkak naik. Namun, meski sama-sama naik, harga properti di Batam masih jauh lebih murah jika dibanding di Singapura atau Johor. Selisihnya bisa 8-10 kali lipat, terutama untuk hunian apartemen, ungkap dia.

Di Batam masih tersedia banyak properti hunian dibawah harga Rp 1 miliar. Namun, jangan berharap untuk mendapatkan harga hunian segitu di Singapura atau Johor, bahkan untuk sebuah flat apartemen tipe studio ukuran paling kecil sekalipun.

Padahal, jarak antara Batam dengan Singapura hanya terpisah laut sepanjang 25 kilometer yang bisa ditempuh dengan kapal feri selama 30 menit. Feri antara Batam dengan Johor Bahru hanya 1,5 jam pelayaran. Dan Johor Bahru ke Singapura bisa naik bus selama 20 menit saja. Sehingga, pilihan untuk tinggal menetap atau memiliki investasi properti di Batam sangat menguntungkan, jelas Agung.

Untuk melayani kebutuhan itu, sejak 2014, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia Agung Podomoro Land (APL) telah mengembangkan superblok Orchad Park Batam seluas 42 hektar, yang menyediakan kawasan properti terpadu (superblok) berkonsep one stop living, working, shopping, and traveling.

"Batam sebagai etalase Indonesia di ASEAN, mendorong APL untuk ikut membangun Indonesia melalui superblok pertama di Batam yaitu Orchard Park. Setelah sukses dengan rumah tapak, saat ini kami sedang menggarap sekitar 1000 unit apartemen," ujar Agung.

Agung menambahkan, belum pernah ada komplek properti di Batam yang menawarkan konsep superblok yang super lengkap seperti ini. Memang, kebutuhan properti hunian di Batam sangat tinggi. APL sedang mengembangkan Apartemen Orchad View (Orchad View Apartment) diatas lahan seluas 1,2 hektar di dalam superblok Orchad Park Batam.

Tak seperti apartemen-apartemen lain di kawasan Batam, Apartemen Orchad View akan menawarkan pemandangan ke laut sekaligus ke taman terbuka hijau. Terdiri dari 2 tower setinggi 26 lantai yang terdiri dari 1.500 unit apartemen tipe studio dan tipe 2 bedroom. Ditawarkan mulai dari harga Rp 400 jutaan per unitnya.

"Sampai akhir tahun ini, peminat apartemen sangat signifikan. Meski rencananya baru akan dilaunching pada Maret 2017 mendatang. Namun, 80 persen dari unit yang akan ditawarkan telah ludes dipesan" tambah Senior Marketing Manager Orchard Park Batam Tedi Guswana.

Menurutnya dengan mengusung konsep One Stop Green Living, apartemen ini memiliki nilai jual tinggi di Batam.

Orchard View Apartemen akan berada di dalam superblok. Berhadapan dengan pemandangan Marina Bay, Singapura. Nantinya, hanya 5 menit ke pelabuhan Batam yang melayani feri penyeberangan ke Singapura dan Johor Baru, dan sekitar 15 menit ke Bandara Internasional Hang Nadim.

Di dalam superblok Orchad Park sendiri selain 2 tower apartemen, juga tersedia 1.200 unit hunian premium yang terbagi dalam 6 cluster, 140 unit shophouse di sepanjang kawasan Orchad Walk, kawasan perkantoran SOHO premium office, Orchad Club House seluas 3.605 meter persegi, shopping mall, dan kawasan destinasi untuk hangout, lifestyle, dan entertainment bernama Park Avenue.

Untuk rumah tapak (landed house), terdiri dari 5 cluster hunian premium yakni Cluster Vitis, Cluster Carica, Cluster Citrus, Cluster Persea, dan Cluster Durio. Setiap cluster dirancang sesuai kebutuhan,sehingga peminat bisa menyesuaikan. Cluster Persea misalnya merupakan cluster dengan 1 tipe hunian bernama Falco berukuran 10 x 20 meter persegi, dua lantai, tersedia terbatas hanya 100 unit.

Sedangkan Cluster Durio menawarkan tiga tipe hunian yakni Carreta seluas 85 meter persegi, Criton seluas 119 meter persegi, dan Clarias seluas 144 meter persegi. Menurut informasi dari marketing Orchad Park Batam, tiap unit rumah memiliki harga sekitar Rp 1,5 miliar. (Ant)

Tag: Batam, PT Agung Podomoro Land Tbk

Penulis: ***

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5298.948 4.164 539
2 Agriculture 1918.809 -0.646 21
3 Mining 1397.304 -5.931 43
4 Basic Industry and Chemicals 537.652 1.169 66
5 Miscellanous Industry 1351.421 3.608 42
6 Consumer Goods 2345.216 -7.413 39
7 Cons., Property & Real Estate 523.147 1.423 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.979 1.438 56
9 Finance 806.126 -0.007 89
10 Trade & Service 854.274 7.991 122
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 50 67 17 34.00
2 WICO 50 67 17 34.00
3 WAPO 53 67 14 26.42
4 UNIC 2,190 2,720 530 24.20
5 POLY 61 75 14 22.95
6 ARII 366 430 64 17.49
7 PGLI 55 61 6 10.91
8 GZCO 103 113 10 9.71
9 LPIN 5,500 6,000 500 9.09
10 ASRI 380 412 32 8.42
No Code Prev Close Change %
1 PLIN 4,850 3,640 -1,210 -24.95
2 MGNA 139 121 -18 -12.95
3 BCIP 210 183 -27 -12.86
4 OASA 454 410 -44 -9.69
5 YULE 77 71 -6 -7.79
6 BINA 466 430 -36 -7.73
7 MITI 68 63 -5 -7.35
8 MCOR 210 198 -12 -5.71
9 JKON 620 590 -30 -4.84
10 MASA 268 256 -12 -4.48
No Code Prev Close Change %
1 GZCO 103 113 10 9.71
2 ISSP 232 232 0 0.00
3 BIPI 136 141 5 3.68
4 BWPT 320 312 -8 -2.50
5 BUMI 426 420 -6 -1.41
6 SRIL 256 252 -4 -1.56
7 ASRI 380 412 32 8.42
8 BABP 76 79 3 3.95
9 PBRX 432 440 8 1.85
10 LMAS 50 67 17 34.00