Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • FA Cup (21/2) - Sutton United 0 - 2 Arsenal
  • La Liga Spanyol (21/2) - Las Palmas 2 - 1 Malaga
  • Nasional - Pekerja industri 2017 ditargetkan 16,3 juta orang.
  • Otomotif - Vietnam impor 1.800 lebih mobil dari Indonesia.
  • Jakarta - Itensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sebagian Jakarta banjir.
  • Top 1 - Top 1 jalin kerjasama dengan tim Formula 1 Mclaren
  • Banjir - 54 Titik di Jakarta Terendam Banjir
  • Bulog -  Bulog Sulawesi Tengah canangkan penanaman cabai minimal 100 pohon di setiap gudang.
  • Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro siap bangun sudetan 780 meter di Desa Kedungsumber.
  • Anggaran - Pemkab Penajam Paser Utara berlakukan efektivitas anggaran belanja bagi pemerintah desa.
  • Bursa - IHSG pagi ini (21/2) dibuka naik 7 poin ke level 5.366
  • Australia - Pesawat ringan menabrak pusat perbelanjaan di Melbourne, 5 orang dikabarkan tewas

Bisnis Kokain, Pengusaha Batu Bara Ini Terancam Hukuman Mati

Foto Berita Bisnis Kokain, Pengusaha Batu Bara Ini Terancam Hukuman Mati
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

BNNK dan Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur bersama Polres Balikpapan mengamankan seorang pengusaha batu bara yang diduga sebagai bandar narkoba jenis kokain jaringan internasional. Tersangka Hokki Sugianto (35) warga Kampung Baru Balikpapan Barat dibekuk tim gabungan setelah menerima kiriman asal Belanda berisi Kokain dan ekstasi.

BNNK Balikpapan bersama petugas kepolisian melakukan pengembangan terkait pengungkapan bandar kokain jaringan internasional. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) junto Pasal 112 ayat (2) Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

"Dari tangan tersangka kita amankan satu paket kokain seberat 3,4 gram setelah menerima paket dari Belanda yang diterima melalui kantor pos. Kita juga berhasilkan mendapatkan ekstaksi sebanyak 20 butir serta satu paket sabu seberat 5,4 gram dan di kendaraan mewahnya yang kita geladah kita juga berhasil menemukan sabu-sabu," terang Kepala BNNK Balikpapan AKBP Halomoan Tampubolon yang langsung memimpin penyergapan kepada media di Balikpapan, Selasa (10/1/2017).

Halomon Tampubolon menjelaskan bahwadari modus operandi dan barang bukti yang disita diketahui tersengka merupakan seorang bandar.

"Dia ini bandar sekaligus pengedar. Kesehariannya berdasarkan keterangan merupakan pengusaha batu bara yang mempunyai KP di Kalsel," ujarnya.

Pengungkapan seorang yang diduga bandar bermula dari informasi pengiriman sebuah paket yang dididuga berisi narkoba dari Belanda. Informasi diterima oleh petugas Bea Cukai pada Kamis (5/1/2017) kemudian dilakukan pengawasan dan paket dari Rotterdam, Belanda, ke Balikpapan.

Barang haram itu datang dan diterima dari Kantor Pos Balikpapan dengan alamat tersangka di Jalan Mayjen Sutoyo RT 44 Gunung Malang, Balikpapan Tengah. Sekitar pukul 16.30 senin sore, tim gabungan mengintai dan datang seseorang menggunakan mobil mewah bernomor Polisi KT 1205 KW yang belakangan merupakan tersangka Hokky.

"Saat itu kami juga melakukan penggeledahan di dalam mobil tersangka dan kami temukan kembali narkoba jenis sabu seberat 1,33 gram yang terbagi dua paket masing-masing seberat 0,85 gram dan 0,48 gram. Selain itu, ditemukan seperangkat alat hisap sabu, korek api gas, dan timbangan digital," ungkapnya.

Petugas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka di kawasan Jalan Semoi RT 13 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, yang ditemukan satu unit notebook merek Macbook yang diduga sebagai sarana unuk melakukan transaksi terlarang. Dari pengakuan tersangka, narkoba tersebut dibeli oleh tersangka melalui online yang menggunakan mata uang bitcoin ke seorang bandar di Belanda.

"Tersangka membeli melalui online kepada bandar di Belanda menggunakan bitcoin. Setelah terjadi kesepakatan barang kemudian dikirim ke Balikpapan," tuturnya.

Kepala Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur Hatta Wardhana menambahkan pemantaun paket ini sudah dilakukan sejak dari Jakarta. Pihaknya melakukan fungsi perlindungan masuknya barang terlarang ke wilayah Indonesia.

"Informasi pengiriman paket terlarang tersebut sejak dari Jakarta hingga ke Balikpapan dan kami berkoordinasi dengan BNN Propinsi dan BNN Balikpapan," ujarnya.

Tag: Badan Narkotika Nasional (BNN), Balikpapan

Penulis: Andi Aliev

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5359.288 8.356 539
2 Agriculture 1868.443 3.178 21
3 Mining 1431.212 19.623 43
4 Basic Industry and Chemicals 572.794 -2.999 66
5 Miscellanous Industry 1334.999 9.216 42
6 Consumer Goods 2339.398 -9.984 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.713 -2.256 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.734 1.669 56
9 Finance 827.849 4.658 89
10 Trade & Service 856.674 2.856 122
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 416 520 104 25.00
2 MTSM 394 492 98 24.87
3 ERTX 140 170 30 21.43
4 PGLI 64 77 13 20.31
5 TIRA 230 276 46 20.00
6 MYTX 76 90 14 18.42
7 MCOR 250 294 44 17.60
8 AIMS 150 170 20 13.33
9 RDTX 10,800 12,000 1,200 11.11
10 FPNI 126 140 14 11.11
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 130 85 -45 -34.62
2 ALKA 180 134 -46 -25.56
3 BKDP 86 67 -19 -22.09
4 SCBD 1,800 1,500 -300 -16.67
5 BAYU 800 670 -130 -16.25
6 PRAS 210 183 -27 -12.86
7 PTSN 86 76 -10 -11.63
8 SDPC 129 115 -14 -10.85
9 NIKL 2,920 2,620 -300 -10.27
10 MICE 432 390 -42 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 550 560 10 1.82
2 SDPC 129 115 -14 -10.85
3 MCOR 250 294 44 17.60
4 PRAS 210 183 -27 -12.86
5 BUMI 362 380 18 4.97
6 MYRX 130 125 -5 -3.85
7 BNLI 700 695 -5 -0.71
8 ENRG 50 50 0 0.00
9 ELTY 71 73 2 2.82
10 PBRX 458 456 -2 -0.44