Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Split - Pekan ini Film Split berhasil merajai Box Office dengan penghasilan US$ 40 Juta
  • Melbourne - Rafael Nadal melaju ke semifinal Australia Open usai menang atas Monfils 6-3, 6-3, 4-6, 6-4,
  • Rod Laver Arena - Milos Raonic meraih tiket semifinal Australia Open usai mengalahkan Roberto Bautista Agut empat set 7-6 (6), 3-6, 6-4, 6-1.
  • Riau - Satu unit rulo alami kebakaran di Riau.

Bisnis Kokain, Pengusaha Batu Bara Ini Terancam Hukuman Mati

Foto Berita Bisnis Kokain, Pengusaha Batu Bara Ini Terancam Hukuman Mati
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

BNNK dan Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur bersama Polres Balikpapan mengamankan seorang pengusaha batu bara yang diduga sebagai bandar narkoba jenis kokain jaringan internasional. Tersangka Hokki Sugianto (35) warga Kampung Baru Balikpapan Barat dibekuk tim gabungan setelah menerima kiriman asal Belanda berisi Kokain dan ekstasi.

BNNK Balikpapan bersama petugas kepolisian melakukan pengembangan terkait pengungkapan bandar kokain jaringan internasional. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) junto Pasal 112 ayat (2) Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

"Dari tangan tersangka kita amankan satu paket kokain seberat 3,4 gram setelah menerima paket dari Belanda yang diterima melalui kantor pos. Kita juga berhasilkan mendapatkan ekstaksi sebanyak 20 butir serta satu paket sabu seberat 5,4 gram dan di kendaraan mewahnya yang kita geladah kita juga berhasil menemukan sabu-sabu," terang Kepala BNNK Balikpapan AKBP Halomoan Tampubolon yang langsung memimpin penyergapan kepada media di Balikpapan, Selasa (10/1/2017).

Halomon Tampubolon menjelaskan bahwadari modus operandi dan barang bukti yang disita diketahui tersengka merupakan seorang bandar.

"Dia ini bandar sekaligus pengedar. Kesehariannya berdasarkan keterangan merupakan pengusaha batu bara yang mempunyai KP di Kalsel," ujarnya.

Pengungkapan seorang yang diduga bandar bermula dari informasi pengiriman sebuah paket yang dididuga berisi narkoba dari Belanda. Informasi diterima oleh petugas Bea Cukai pada Kamis (5/1/2017) kemudian dilakukan pengawasan dan paket dari Rotterdam, Belanda, ke Balikpapan.

Barang haram itu datang dan diterima dari Kantor Pos Balikpapan dengan alamat tersangka di Jalan Mayjen Sutoyo RT 44 Gunung Malang, Balikpapan Tengah. Sekitar pukul 16.30 senin sore, tim gabungan mengintai dan datang seseorang menggunakan mobil mewah bernomor Polisi KT 1205 KW yang belakangan merupakan tersangka Hokky.

"Saat itu kami juga melakukan penggeledahan di dalam mobil tersangka dan kami temukan kembali narkoba jenis sabu seberat 1,33 gram yang terbagi dua paket masing-masing seberat 0,85 gram dan 0,48 gram. Selain itu, ditemukan seperangkat alat hisap sabu, korek api gas, dan timbangan digital," ungkapnya.

Petugas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka di kawasan Jalan Semoi RT 13 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, yang ditemukan satu unit notebook merek Macbook yang diduga sebagai sarana unuk melakukan transaksi terlarang. Dari pengakuan tersangka, narkoba tersebut dibeli oleh tersangka melalui online yang menggunakan mata uang bitcoin ke seorang bandar di Belanda.

"Tersangka membeli melalui online kepada bandar di Belanda menggunakan bitcoin. Setelah terjadi kesepakatan barang kemudian dikirim ke Balikpapan," tuturnya.

Kepala Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur Hatta Wardhana menambahkan pemantaun paket ini sudah dilakukan sejak dari Jakarta. Pihaknya melakukan fungsi perlindungan masuknya barang terlarang ke wilayah Indonesia.

"Informasi pengiriman paket terlarang tersebut sejak dari Jakarta hingga ke Balikpapan dan kami berkoordinasi dengan BNN Propinsi dan BNN Balikpapan," ujarnya.

Tag: Badan Narkotika Nasional (BNN), Balikpapan

Penulis: Andi Aliev

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5250.968 -3.343 539
2 Agriculture 1896.077 1.496 21
3 Mining 1384.941 3.035 43
4 Basic Industry and Chemicals 532.183 -2.193 66
5 Miscellanous Industry 1332.032 2.763 42
6 Consumer Goods 2343.505 10.738 39
7 Cons., Property & Real Estate 516.292 -5.304 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1028.087 -1.536 56
9 Finance 799.166 -1.216 89
10 Trade & Service 855.133 -2.594 122
No Code Prev Close Change %
1 WICO 62 83 21 33.87
2 HOTL 145 180 35 24.14
3 HDFA 210 260 50 23.81
4 WAPO 57 70 13 22.81
5 UNIC 2,230 2,690 460 20.63
6 DNAR 256 296 40 15.62
7 LMAS 66 76 10 15.15
8 DGIK 76 87 11 14.47
9 TBMS 680 745 65 9.56
10 KDSI 330 358 28 8.48
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,400 2,550 -850 -25.00
2 IKBI 344 262 -82 -23.84
3 MLIA 555 424 -131 -23.60
4 DPNS 396 314 -82 -20.71
5 BINA 456 384 -72 -15.79
6 PLAS 206 180 -26 -12.62
7 BCIP 176 157 -19 -10.80
8 NAGA 218 196 -22 -10.09
9 MGNA 110 100 -10 -9.09
10 PTSN 76 70 -6 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 50 54 4 8.00
2 BRMS 89 90 1 1.12
3 BUMI 416 446 30 7.21
4 DYAN 66 69 3 4.55
5 DEWA 72 71 -1 -1.39
6 DGIK 76 87 11 14.47
7 TLKM 3,830 3,840 10 0.26
8 BWPT 304 326 22 7.24
9 PBRX 442 444 2 0.45
10 LMAS 66 76 10 15.15