Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 17:22 WIB. Manchester - Manchester City resmi dapatkan Danilo dari Real Madrid.
  • 17:19 WIB. Jakarta - Pemprov DKI berencana tambah panti jompo.
  • 17:18 WIB. Hari Anak Nasional - KPAI minta jangan viralkan video bullying terhadap anak.
  • 17:16 WIB. DIY - Sultan ajak warga jaga lingkungan.
  • 16:05 WIB. Facebook - Facebook akan membangun ribuan apartemen di Menlo Park, California, Amerika Serikat (AS).
  • 16:00 WIB. Facebook - Facebook segera bangun tempat tinggal bagi karyawannya.
  • 15:54 WIB. Apple - Fortune tempatkan Apple di puncak daftar perusahaan paling menguntungkan di dunia.
  • 15:51 WIB. Apple - Apple mampu raup pendapatan sebesar US$215 miliar selama tahun fiskal terakhir.
  • 15:49 WIB. Apple - iPhone buat Apple jadi perusahaan paling untung di dunia.
  • 15:41 WIB. Medsos - WhatsApp segera rilis fitur tarik pesan.
  • 15:39 WIB. Joker - Warner Bros akan buat Spin-Off Harley Quinn dan The Joker.
  • 15:37 WIB. Medsos - Ditch The Label temukan 42% remaja korban bullying berasal dari media sosial Instagram.
  • 15:37 WIB. MotoGP - Jack Miller belum tentukan tim untuk musim balap 2018.
  • 15:34 WIB. Medsos - Organisasi anti-bullying Ditch The Label melaporkan bahwa aksi bullying kini lebih banyak dilakukan di Instagram.
  • 15:34 WIB. Liga 1 (23/7) - Persipura 2 - 1 PS TNI

Bos FBI Buka-bukaan Rusia Retas Pilpres, tapi Trump Bungkam

Foto Berita Bos FBI Buka-bukaan Rusia Retas Pilpres, tapi Trump Bungkam
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Rusia meretas kampanye Partai Republik di tingkat negara bagian dan domain-domain email lama Komite Nasional Republik (RNC) tetapi tidak ada bukti Rusia berhasil meretas kampanye Presiden terpilih Donald Trump, kata Direktur FBI Director James Comey seperti dikutip Reuters.

Comey juga berkata kepada para anggota Kongres bahwa Rusia tidak merilis informasi yang mereka bobol dari kampanye tingkat negara bagian atau dari domain-domain lama email RNC. Pernyataan ini secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa Rusia memang berusaha membantu Trump dalam melawan calon Partai Demokrat Hillary Clinton pada kampanye Pilpres 2016 silam.

Jumat pekan lalu dinas-dinas intelijen AS merilis penaksiran mereka bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengeluarkan perintah rahasia untuk membantu memenangkan Trump dengan cara mendeskreditkan Hillary Clinton.

Laporan itu memperlihatkan bahwa Rusia berusaha memanipulasi proses elektoral di AS dengan cara membocorkan email-email Demokrat yang Rusia retas sebelumnya.

Rusia sendiri membantah tudingan itu namun Presiden Barack Obama kemudian mengusir 35 diduga mata-mata Rusia dari AS dan menerapkan sanksi kepada dua badan intelijen Rusia bulan lalu sebagai balasan atas tudingan itu.

'Kami belum mengembangkan bukti apa pun bahwa kampanye Trump atau RNC yang sekarang, berhasil diretas," kata Comey kepada para anggota Kongres.

Dia juga tidak mengatakan apakah Rusia berusaha meretas kampanye Trump.  Sebaliknya Trump menolak tudingan serangan siber oleh Rusia meskipun kemudian calon kepala staf Gedung Putih mengakui bahwa Trump menerima kesimpulan dari komunitas intelijen AS bahwa Rusia meretas AS dan bahkan akan mengambil tindakan.

Comey menolak menyebutkan apakah FBI akan menyelidiki kaitan Rusia dengan orang-orang dekat Trump yang selama kampanye Pilpres lalu berulang kali menyerukan perbaikan hubungan AS-Rusia.

Comey telah ditekan Senator Ron Wyden dari Oregon dan berasal dari Demokrat, untuk menyampaikan pertanyaan mengenai kaitan Rusia dengan orang-orang dekat Trump itu sebelum 20 Januari atau hari ketika Trump dilantik menjadi presiden. Comey menjawab tak mau melakukannya.

Ini adalah dengar pendapat pertama Comey dengan Kongres sejak Trump mengalahkan Hillary. Dia dikritik Demokrat beberapa waktu lalu karena mengaku tengah melakukan penyelidikan terpisah terhadap penggunaan server email pribadi oleh Hillary sewaktu menjadi menteri luar negeri.

Isu intervensi Rusia dalam proses politik di AS itu telah mendorong para wakil rakyat dari Demokrat untuk menyerukan pembentukan komisi independen guna menyelidiki perkara itu, sebaliknya para wakil rakyat dari Republik khawatir masalah itu akan mendelegitimasi kemenangan Trump.

Laporan intelijen Jumat pekan lalu menyebutkan bahwa dinas intelijen militer Rusia telah memanfaatkan pihak-pihak ketiga seperti WikiLeaks, DCLeaks.com dan Guccifer 2.0 "persona" untuk merilis email-email yang diretas Rusia dari Komite Nasional Demokrat dan para pejabat Demokrat, sebagai bagian dari upaya membantu Trump dan merusak citra Hillary, demikian Reuters. (Ant)

Tag: Donald John Trump, Federal Bureau of Investigation (FBI), Rusia

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Slate.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5765.424 -59.784 558
2 Agriculture 1793.082 4.345 18
3 Mining 1466.837 -10.053 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.059 -4.488 67
5 Miscellanous Industry 1398.521 -49.715 41
6 Consumer Goods 2489.161 -28.855 45
7 Cons., Property & Real Estate 483.095 -1.806 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.047 -13.703 60
9 Finance 945.670 -11.217 89
10 Trade & Service 918.198 2.093 129
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 193 260 67 34.72
2 BIPP 78 100 22 28.21
3 MABA 1,215 1,515 300 24.69
4 DPNS 336 408 72 21.43
5 KOIN 286 340 54 18.88
6 FORU 191 222 31 16.23
7 PADI 340 390 50 14.71
8 TIRA 242 270 28 11.57
9 LPGI 5,350 5,950 600 11.21
10 TRAM 81 90 9 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 UNIT 286 220 -66 -23.08
3 TGKA 2,700 2,090 -610 -22.59
4 ASJT 775 640 -135 -17.42
5 SIMA 690 570 -120 -17.39
6 PALM 420 370 -50 -11.90
7 BBLD 685 605 -80 -11.68
8 SDRA 900 815 -85 -9.44
9 LION 930 855 -75 -8.06
10 GPRA 154 142 -12 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 SRIL 356 358 2 0.56
3 LEAD 64 65 1 1.56
4 ASII 8,550 8,200 -350 -4.09
5 HOKI 404 414 10 2.48
6 ERTX 187 189 2 1.07
7 TLKM 4,630 4,560 -70 -1.51
8 TRAM 81 90 9 11.11
9 WSBP 430 430 0 0.00
10 PBRX 540 525 -15 -2.78