Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Revitalisasi SMK, Kemendikbud Anggarkan Rp5,3 Triliun

        Revitalisasi SMK, Kemendikbud Anggarkan Rp5,3 Triliun Kredit Foto: Kemdikbud.go.id
        Warta Ekonomi, Solo -

        Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganggarkan Rp5,3 triliun untuk program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia.

        "Alokasi dana untuk program revitalisasi itu, untuk sebanyak 219 SMK nasional," kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Kemendikbud, Hamid Muhammad di Solo, Rabu (17/5/2017).

        Hamid Muhammad mengatakan, dari alokasi anggaran sebanyak tersebut bersumber dari Kemendikbud senilai Rp3,4 triliun dan pemerintah daerah masing-masing provinsi Rp1,9 triliun. Menurut Hamid Muhammad, dalam program revitalisasi SMK ada lima komponen yang menjadi perhatian, yakni aspek pendidikan, kurikulum, tenaga pendidik atau guru, fasilitas belajar, kerja sama dengan lembaga industri.

        "Aspek yang paling penting soal kualitas lulusan SMK yang siap kerja," kata Hamid Muhammad.

        Hamid berharap aspek kurikulum SMK agar selalu terbaru dan fleksibel sesuai sumber daya manusia yang kebutuhan oleh lembaga industri. Kualitas guru tidak boleh ketinggalan, dan harus berkualitas. "Kami mencatat tenaga guru untuk SMK masih kekurangan. Kami berharap kekurangan tenaga pengajar sekitar 91 ribu orang dapat dipenuhi hingga 2019 mendatang," katanya.

        Selain itu, SMK juga harus mendapat dukungan fasilitas belajar yang baik seperti sekolah yang belum memiliki alat praktek perlu dilengkapi. SMK juga masih banyak memiliki ruang kelas, tetapi belum ada ruang praktiknya. Hal ini yang perlu diperbarui termasuk peralatannya. (ant)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: