Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kata Doni Monardo Usai Donor Plasma Konvalesen: Sama Saja...

        Kata Doni Monardo Usai Donor Plasma Konvalesen: Sama Saja... Kredit Foto: BNPB
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan dirinya telah mendonorkan plasma konvalesen pada siang tadi. Hal itu ia ungkapkan dalam dialog "Pekembangan Penggunaan Plasma Konvalesen Dalam Pengobatan Covid-19" yang disiarkan BNPB di Youtube.

        Sebelumnya, dirinya terjangkit Covid-19 dan harus diisolasi untuk mendapat perawatan. Paska 17 hari bebas Covid-19, ia mendonorkan plasma konvalesen untuk dapat digunakan dalam pengobatan pasien Covid-19 lainnya.

        Baca Juga: Doni Monardo Lakukan Donor Plasma Konvalesen Pasca 17 Hari Bebas Covid-19

        Ia mengaku bahwa proses pendonoran plasma konvalesen tidak menyeramkan, pun juga tidak menimbulkan efek samping. Tambahnya, prosesnya tidak jauh berbeda dengan donor darah.

        "Menurut saya sama saja, perasaan tidak ada yang mencolok. Jadi tidak menakutkan, tidak ada efek samping," katanya, Senin (1/3/2021).

        Plasma konvalesen sendiri adalah antibodi yang diproduksi oleh tubuh ketika seseorang mengidap virus SARS-nCOV2 atau Covid-19.

        Dengan mengidap Covid-19, sel darah putih di dalam tubuh memproduksi antibodi secara natural.

        Yang dimaksud dengan mendonorkan plasma konvalesen, artinya penyintas mendonorkan sebagian sel darah putih yang mengandung plasma konvalesen untuk ditransfer kepada penderita Covid-19.

        Metode terapi plasma konvalesen juga menjadi langkah pemerintah untuk mengendalikan pandemi. Metode ini juga disebut mampu meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19 sebelum gejalanya menjadi berat.

        "Dengan donor kita akan lebih banyak nyawa yang bisa sembuh," tukas Doni.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Bernadinus Adi Pramudita
        Editor: Alfi Dinilhaq

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: