Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ganjar Dinilai Dongkrak Elektabilitas Prabowo, Duet Ganjar-Anies Mampu Kalahkan Prabowo-AHY

        Ganjar Dinilai Dongkrak Elektabilitas Prabowo, Duet Ganjar-Anies Mampu Kalahkan Prabowo-AHY Kredit Foto: Instagram/Prabowo Subianto
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinilai dapat mendongkrak elektabilitas Prabowo Subianto. Bahkan elektabilitasnya di atas 50 persen. Hal itu diungkapkan lembaga Indikator Publik Nasional (IPN) melakukan survei pada 17-27 Maret 2022.

        Hasil survei lembaga tersebut, dari 4 varian simulasi, pasangan calon (paslon) Prabowo-Ganjar merupakan paslon Capres-Cawapres terkuat dengan elektabilitas di atas angka 50 persen.

        Peneliti senior IPN, Ike Sihotang mengatakan pihaknya membuat empat varian simulasi secara berpasangan dengan tiga pasangan bersaing bila Pilpres dilaksanakan hari ini.

        Baca Juga: Presiden Kunjungi Sirkuit Formula E, Petinggi 212: Kinerja Anies Patut Diapresiasi Buzzer Jokowi

        Selain Prabowo dan Ganjar, simulasi ini juga melibatkan sejumlah tokoh potensial yang maju di Pilpres, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPR Puan Maharani, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

        “Hasilnya menemukan bahwa pasangan Prabowo-Ganjar elektabilitasnya berada di atas 50 persen. Ganjar paling dapat mendongkrak elektabilitas bagi Prabowo dibanding pasangan cawapres yang lain dan kemungkinan Pilpres akan berjalan satu putaran saja,” kata Ike dalam rilis hasil survei secara daring, Rabu (27/4).

        Pasangan Prabowo-Puan dan Prabowo-Anies, meskipun menang tetapi hanya dapat memeroleh angka elektabilitas di bawah 50 persen. Artinya, Pilpres akan berlangsung dua puturan jika merujuk pada dua simulasi tersebut.

        “Sementara pada simulasi varian keempat bila Pilpres dilaksanakan hari ini maka Ganjar-Anies akan mampu mengalahkan Prabowo-AHY untuk kemudian memaksakan kompetisi pada putaran kedua,” pungkas Ike.

        Berikut ini empat simulasi Paslon Capres-Cawapres versi IPN:

        Simulasi pertama– Prabowo-Ganjar: 54,2%– Puan-Anies: 23,7%– AHY-Airlangga: 13,5%– belum punya pilihan: 8,6%

        Simulasi kedua– Prabowo-Anies: 42,3%– Puan-Ganjar: 28,3%– Airlangga-AHY: 12,5%– belum punya pilihan: 16,9%

        Simulasi ketiga– Prabowo-Puan: 32,7%– Anies-AHY: 26,0%– Ganjar-Airlangga: 24,3%– belum punya pilihan: 17,0%

        Simulasi keempat– Ganjar-Anies: 42,2%– Prabowo-AHY: 30,8%– Puan-Airlangga: 10,9%– belum punya pilihan: 16,1%

        Sebagaimana diketahui, survei ini mengambil sampel sebesar 1200 responden dengan teknik pengambilan sampel multistage random sampling. Sementara margin of error +/- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan responden dengan bantuan kuesioner. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Rosmayanti

        Bagikan Artikel: