Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dikabarkan Ditolak, UAS Ternyata Ramai Disambut Warga Madura, Fadli Zon: Luar Biasa!

        Dikabarkan Ditolak, UAS Ternyata Ramai Disambut Warga Madura, Fadli Zon: Luar Biasa! Kredit Foto: Twitter/Fadli Zon
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon memuji sambutan luar biasa warga Madura saat Ustaz Abdul Somad (UAS) melakukan ceramah yang digelar di Pondok Peseantren Al-Amin di Madura.

        “Masyarakat Madura luar biasa,” tulis Fadli Zon dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Sabtu (21/5/2022) sambil menyertakan cuitan Ustaz Hilmi Firdausi.

        Baca Juga: Kecam Keras Kedubes Inggris, Muhammadiyah: LGBT Itu Bukan Hak Asasi Manusia, Perilaku Menyimpang!

        Pendakwah Ustaz Hilmi Firdausi sendiri menyebut isu masyarakat Madura yang menolak kedatangan UAS merupakan hoaks atau kabar bohong.

        Ustaz Hilmi yang memposting foto UAS yang sedang melakukan ceramah yang digelar di pondok peseantren Al-Amin di Madura.

        Nampaknya ribuan masyarakat Madura antusias mengikuti dan mendengar ceramah UAS.

        Padahal beredar kabar jika ada wacana aksi sekelompok santri yang menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Madura.

        Baca Juga: Disebut Ditolak Madura, Eh Ternyata UAS Disambut Meriah, Jadwalnya Padat!

        Melalui akun Twitter pribadinya, Ustaz Hilmi Firdausi mengatakan bahwa acara tabligh akbar Abdul Somad di Ponpes AL-Amin sebagai bukti masyarakat Madura yang menolak UAS adalah hoaks.

        “Foto2 tabligh akbar UAS di Ponpes Al-Amin Sumenep ini menjawab hoax katanya UAS ditolak masyarkat Madura,” ucap Hilmi dikutip FIN dari @Hilmi28 pada Sabtu, 21 Mei 2022.

        Hilmi pun mengimbau kepada masyarakat untuk janganlah atas dasar kebencian membuat bersikap tidak adil. Acara yang dihadiri jutaan masyarakat sebagai bukti mencintai UAS.

        Baca Juga: Pengakuan UAS Soal Singapura Disebut Salah Sama Pengamat: Tak Bisa Bedakan Dideportasi atau Ditolak!

        “Ayolah, janganlah kebencian membuat kalian bersikap tidak adil. Setiap acara beliau selalu dihadiri lautan manusia, masyarkat begitu mecintai UAS. Segelintir saja yang tidak suka,” ungkapnya.

        Sebelumnya surat seruan penolakan kedatangan UAS di Madura tersebar di media sosial. Surat itu ditandatangani oleh Ustaz Ahmad sebagai koordinator aksi tertanggal 18 Mei 2022.

        Namun aksi tersebut gagal terlaksana. Padahal mereka telah memberitahukan pihal Polres Sumenep. Dalam surat pemberitahuan itu rencananya masa aksi berjumlah 200 orang. Polisi pun telah bersiap.

        Baca Juga: Tertawa Dengar Kabar UAS Ditolak Singapura, Denny Siregar: Kalau Dihukum Mati, Bikin Repot Negara!

        “Sesuai SOP kami sudah melakukan persiapan pasukan pengamanan untuk mengawal aksi tersebut, namun ternyata tidak ada,” kata Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Jumat 20 Mei 2022.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: