Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Nggak Cuma KIB, Arsul PPP Ngaku Pihaknya Juga Jalin Komunikasi dengan PDIP dan Gerindra

        Nggak Cuma KIB, Arsul PPP Ngaku Pihaknya Juga Jalin Komunikasi dengan PDIP dan Gerindra Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani mengatakan bahwa pihaknya menjalin komunikasi dengan partai di luar Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB, yakni dengan PDIP dan Partai Gerindra. Komunikasi itu berkaitan jelang Pilpres 2024.

        "Sampai sekarang kami itu berkomunikasi yang intens tentu dengan KIB. Tapi bukan tidak ada komunikasi kan kemarin ketika di Muhammadiyah sebelum Muktamar, saya dengan mas Hasto kan juga tampil bareng di forum diskusinya Muhammadiyah," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2022).

        Dalam komunikasi tersebut, Arsul mengaku banyak hal dibicarakan. Tak terkecuali soal nama Ganjar Pranowo yang mayoritas disuarakan kader PPP daerah jadi capres.

        "Ya pasti adalah gitu loh (sharing)," ujarnya.

        Baca Juga: Pesona Anies Baswedan Bikin Kandidat Lain Ketar-ketir! Sudah Ada Enam Partai yang Jadi 'Pendukung!', Refly Harun: NasDem, PKS, Demokrat…

        Sementara itu, Arsul juga mengaku PPP menjalin komunkasi dengan partai Gerindra.

        "Jadi kalau komunikasi dengan partai itu bukannya tidak ada sama sekali tapi belum terfokuslah. Belum juga intens kecuali yang sama-sama KIB," pungkasnya.

        Baca Juga: Setelah Berhadapan dengan Opung Luhut dan Tantang Duel Juara MMA, Rocky Gerung Geruduk Rumah Jusuf Kalla (JK), Ngaku Dukung Anies Baswedan?

        Sementara itu, Arsul juga mengaku PPP menjalin komunkasi dengan partai Gerindra.

        "Jadi kalau komunikasi dengan partai itu bukannya tidak ada sama sekali tapi belum terfokuslah. Belum juga intens kecuali yang sama-sama KIB," pungkasnya.

        Baca Juga: Megawati Sedang Siapkan Penerus Trah Soekarno Selanjutnya, Tapi Bukan Sosok Puan Maharani

        Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

        Editor: Bayu Muhardianto

        Bagikan Artikel: