Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Viral Warga Pengungsi Gempa Cianjur Hadang Mobil Relawan Logistik, Ini Tanggapan Mensos Risma!

        Viral Warga Pengungsi Gempa Cianjur Hadang Mobil Relawan Logistik, Ini Tanggapan Mensos Risma! Kredit Foto: Rena Laila Wuri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Baru-baru ini beredar video yang diduga warga Cianjur mencegat sebuah mobil relawan yang akan memberikan bantuan bagi korban terdampak gempa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 29 detik itu, awalnya mobil relawan akan memberikan bantuan logistik kepada warga Cianjur yang terdampak gempa.

        Namun dalam perjalanan, mobil relawan itu nampak dihadang oleh sejumlah warga. "Mendingan kita mundur, kita mundur aja deh," kata pengendara mobil tersebut.

        Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Menteri Basuki Tangani Longsoran hingga Distribusikan Prasarana Air Bersih

        Perihal ini, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memaklumi karena keadaan di lokasi bencana masih belum stabil. Risma menyebut warga yang menghadang merupakan warga yang membuat pengungsian mandiri.

        "Jadi pengalaman saya sebetulnya itu, karena ini kita punya pos misalkan ya kita punya pos di sini dan sepanjang jalan menuju posko itu sebetulnya banyak para pengungsi itu. Nah sekarang mereka kita sisir. Jadi itu yang mereka yang menghadang itu rata-rata mengungsi mandiri," kata Risma dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (25/11/2022).

        Risma mengatakan, mereka tidak mau meninggalkan rumahnya, bahkan mereka membuat tenda. "Kini masih disisir. Kemudian kini dibuat tenda. Sekarang kami juga berikan bantuan. Kalau dia bisa masak kami bantu bahan makanan mentah, lalu mereka masak sendiri. Seperti itu cara yang bisa dilakukan," ungkapnya.

        "Memang waktu di awal itu kan kondisinya panik sehingga mungkin masyarakat juga takut. 'Saya bisa makan tidak karena rumahnya roboh semua begitu'. Karena itu, ini kami pastikan bahwa kita tidak akan mencabut dapur umum sebelum memang kondisinya itu stabil supaya masyarakat tenang," tambah Risma.

        Risma mengaku kini pihaknya masih melakukan penyisiran di lokasi-lokasi di mana warga mendirikan tenda-tenda secara mandiri.

        "Nah kemudian, kita akan bantu. Memang sekarang kita cari ini tadi salah satunya yang masuk ke sawah-sawah itu kita ikuti. Kesana ya kita bantu," jelasnya.

        Baca Juga: Pascagempa, Relawan Evakuasi Korban dan Distribusikan Bantuan di 11 Kecamatan Kabupaten Cianjur

        Hal serupa juga pernah dirasakan tim dari Kemensos di lapangan. Risma bercerita mobil tangki air bersih milik Kemensos dihadang oleh warga sekitar. Melihat kejadian tersebut Risma bergerak cepat untuk memberikan tandon sementara untuk menampung air bersih bagi warga yang mendirikan tenda mandiri.

        "Jadi kemarin tim Kemensos cerita tangki airnya dihadang warga. Di sana memang nggak ada air putus itu, jadi akhirnya coba kita belikan banyak tangki kecil-kecil. Kita kasih tandon dan nanti kita isi supaya tidak rebutan," tutupnya.

        Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

        Penulis: Rena Laila Wuri
        Editor: Puri Mei Setyaningrum

        Bagikan Artikel: