Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sinyal Surya Paloh dan Prabowo Berkoalisi, Dukungan AHY Buat Anies Disoroti: Gayung Tak Bersambut...

        Sinyal Surya Paloh dan Prabowo Berkoalisi, Dukungan AHY Buat Anies Disoroti: Gayung Tak Bersambut... Kredit Foto: Fajar.co.id
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pegiat media sosial, Jhon Sitorus menyoroti pergerakan sejumlah partai politik terkait dengan Koalisi Perubahan jelang Pilpres 2024.

        Dirinya menyoroti bagaimana Anies Baswedan sudah resmi mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

        Baca Juga: Proyek Pengendalian Banjir Jakarta Dikritik Jokowi, Anies Baswedan Menggocek Lagi: Kita Bersyukur...

        Nemun menurutnya hal tersebut seperti kurang ditanggapi, apalagi Partai NasDem malah mendekati Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

        "Baru saja menyatakan dukungan ke Abas sebagai bacapres, partai Nasdem malah piknik ke Sekber Gerindra-PKB," cuit Jhon lewat akun Twitternya @Miduk17, Jumat (27/1/2023).

        Tidak menganggap koalisi perubahan sama artinya bahwa tidak menganggap Demokrat itu ada dalam koalisi.

        Selain itu, manuver ini mulai membukakan sinyal bahwa partai besutan Surya Paloh tersebut mulai mempertimbangkan untuk berkoalisi dengan Prabowo Subianto.

        Baca Juga: Isu Prabowo Dikhianati Anies, Sandiaga Uno Ungkap Adanya Janji Tertulis: Ada dalam Brankas...

        "Bagai gayung tak bersambut, usaha menurunkan standar dari Capres jadi Cawapres pun tak dianggap," cetusnya.

        "Kata kasarnya bahkan tidak merestui Demokrat bergabung karena Nasdem tidak ingin AHY jadi Bacawapres," bebernya lagi.

        Menurutnya, sikap ogah-ogahan Nasdem berkoalisi dengan Demokrat makin terverifikasi dengan jelas.

        Baca Juga: Aturan Soal Masa Jabatan Kades Digugat Eliadi, Dukungan Jokowi Dinanti: Ingat Amanat Reformasi 1998

        Walau tidak pernah disampaikan terbuka, tetapi manuver-manuver Nasdem bagai sinyal agar Demokrat lebih baik tidak ada di dalam koalisi karena merusak tujuan Nasdem.

        "Manuver Nasdem jalan sendirian ke Gerindra-PKB juga direspon oleh sohib Gerindra di 2014 dan 2019, PKS. Komunikasi antara Nasdem dan PKS soal Bacawapres masih belum menemukan mufakat," papar Jhon.

        "PKS tak ingin bernasib seperti Demokrat, yang hanya akan dijadikan tim hore," pungkasnya.

        Sementara itu Nasdem beralasan kunjungannya ke Sekber Gerindra-PKB hanya sekedar silaturahmi politik biasa.

        Baca Juga: Melangkah Langsung Dapat Karpet Merah, Kaesang dan Gibran Dikuliti: Enaknya Jadi Anak Jokowi, Gak Perlu Keringetan!

        Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad Ali menegaskan hubungannya dengan calon dua partai koalisi pengusung Anies, Demokrat dan PKS baik-baik saja.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: