Kredit Foto: KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta api pada Minggu, 18 Januari 2026, akibat banjir yang meluas di sejumlah lintasan operasional, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Kondisi tersebut dinilai belum aman untuk dilalui dan berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, peningkatan titik banjir dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air di lintasan rel. KAI melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis menyeluruh demi memastikan keselamatan perjalanan.
“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari,” ujar Anne, Jakarta, Minggu (18/1/2025).
Baca Juga: Hujan Deras! Banjir Rendam 47 RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta
KAI menjelaskan, pembatalan dilakukan setelah evaluasi operasional terkini menunjukkan keterlambatan yang sangat tinggi dan kondisi lintasan belum memungkinkan dilalui secara aman. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengendalian risiko di tengah cuaca ekstrem.
Sebagai upaya penanganan, KAI mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis terkait guna menangani dampak banjir di sekitar jalur rel.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan.
Pengembalian bea tiket dapat diajukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan. Pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, atau dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian penuh, termasuk untuk tiket terusan atau pulang-pergi yang dikelola KAI Group.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Personel dan Alat Bantu Tangani Sampah Banjir
Proses pengembalian dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121. Pengajuan melalui Contact Center 121 juga dapat dilakukan melalui layanan panggilan dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen.
“KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” tutup Anne.
Daftar 38 Perjalanan KA yang Dibatalkan (18 Januari 2026)
- KA 1B – KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi–Gambir)
- KA 2B – KA Argo Bromo Anggrek (Gambir–Surabaya Pasar Turi)
- KA 17 – KA Argo Sindoro (Semarang Tawang–Gambir)
- KA 20 – KA Argo Muria (Gambir–Semarang Tawang)
- KA 29F – KA Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi–Gambir)
- KA 30F – KA Argo Anjasmoro (Gambir–Surabaya Pasar Turi)
- KA 146–147 – KA Blambangan Ekspres (Ketapang–Surabaya Pasar Turi–Semarang Tawang–Pasar Senen)
- KA 148–145 – KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen–Semarang Tawang–Surabaya Pasar Turi–Ketapang)
- KA 151 – KA Brantas (Blitar–Pasar Senen)
- KA 152 – KA Brantas (Pasar Senen–Blitar)
- KA 175 – KA Menoreh (Semarang Tawang–Pasar Senen)
- KA 178 – KA Tawang Jaya Premium (Pasar Senen–Semarang Tawang)
- KA 181–182 – KA Kamandaka (Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang)
- KA 183–184 – KA Kamandaka (Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto)
- KA 217 – KA Kaligung (Semarang Poncol–Cirebon Prujakan)
- KA 218 – KA Kaligung (Cirebon Prujakan–Semarang Poncol)
- KA 216 – KA Kaligung (Brebes–Semarang Poncol)
- KA 213 – KA Kaligung (Semarang Poncol–Brebes)
- KA 263 – KA Ambarawa Ekspres (Surabaya Pasar Turi–Semarang Poncol)
- KA 264 – KA Ambarawa Ekspres (Semarang Poncol–Surabaya Pasar Turi)
- KA 269 – KA Matarmaja (Malang–Pasar Senen)
- KA 270 – KA Matarmaja (Pasar Senen–Malang)
- KA 203 – KA Tegal Bahari (Tegal–Pasar Senen)
- KA 204 – KA Tegal Bahari (Pasar Senen–Tegal)
- KA 137B – KA Parahyangan (Bandung–Gambir)
- KA 138B – KA Parahyangan (Gambir–Bandung)
- KA 46 – KA Taksaka (Gambir–Yogyakarta)
- KA 47 – KA Taksaka (Yogyakarta–Gambir)
- KA 129B – KA Papandayan (Garut–Gambir)
- KA 130B – KA Papandayan (Gambir–Garut)
- KA 50F–51F – KA Purwojaya (Gambir–Kroya–Cilacap)
- KA 52–49 – KA Purwojaya (Cilacap–Kroya–Gambir)
- KA 132B – KA Parahyangan (Gambir–Bandung)
- KA 133B – KA Parahyangan (Bandung–Gambir)
- KA 171–174 – KA Ciremai (Semarang Tawang–Cirebon–Bandung)
- KA 173–172 – KA Ciremai (Bandung–Cirebon–Semarang Tawang)
- KA 7003 – KA Sembrani Tambahan (Surabaya Pasar Turi–Gambir)
- KA 7004 – KA Sembrani Tambahan (Gambir–Surabaya Pasar Turi)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: