Kredit Foto: SKK Migas
Harga minyak dunia bergerak stabil pada perdagangan di Senin (19/1). Ketegangan Iran mereda, oerhatian pasar kini beralih ke ketegangan geopolitik terkait Greenland.
Dilansir dari Reuters, Selasa (20/1), Minyak Brent naik tipis 0,02% ke US$64,14. Sementara West Texas Intermediate (WTI) stagnan di US$59,44. Aktivitas perdagangan cenderung sepi karena libur di Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: BPH Migas Bongkar Modus Helikopter BBM Subsidi di Aceh
Dari Iran, penurunan risiko geopolitik terjadi setelah tindakan keras pemerintah berhasil meredam gelombang protes. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga dinilai mundur dari ancaman intervensi militer yang sebelumnya disampaikan.
“Setelah kekhawatiran terhadap mereka mereda dalam beberapa hari terakhir, pasar kini berfokus pada situasi Greenland. Mereka memantau sejauh mana dampak perselisihan antara Eropa dan AS,” kata Analis Rystad Energy, Janiv Shah.
Trump memperkeras upayanya untuk mengambil alih kedaulatan Greenland. Ia mengancam tarif hukuman terhadap negara-negara yang menentang langkah tersebut. Ancaman itu mendorong langkah balasan dari Eropa.
Selain itu, pasar juga mencermati risiko kerusakan infrastruktur dari Rusia. Hal ini menyusul prakiraan cuaca dingin ekstrem yang akan melanda Amerika Utara dan Eropa.
Baca Juga: BPH Migas dan Pertamina Jamin Pasokan BBM di Aceh Meski Hadapi Akses Jalan Terbatas Pasca Bencana
Dalam jangka menengah hingga panjang, pasar minyak diperkirakan masih menghadapi tekanan dari meningkatnya pasokan minyak dari Venezuela ke AS.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar