Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham RLCO Terbang 5.000% Sejak IPO, Investor 1 Lot Modal Rp16.800 Kini Jadi Rp870 Ribu

        Saham RLCO Terbang 5.000% Sejak IPO, Investor 1 Lot Modal Rp16.800 Kini Jadi Rp870 Ribu Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) kembali menyentuh batas auto reject atas (ARA) pada perdagangan Selasa (20/1/2026) dan bertengger di level Rp8.700 per saham. Sejak resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025, harga saham RLCO telah melonjak lebih dari 5.000%.

        Berdasarkan data perdagangan BEI, saham RLCO telah meningkat sekitar 5.078% dibandingkan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp168 per saham. Dengan pergerakan tersebut, nilai investasi satu lot saham RLCO yang semula hanya Rp16.800 kini berkembang menjadi sekitar Rp870.000.

        Euforia Sejak Masa IPO

        Penguatan saham RLCO berlangsung agresif dalam beberapa hari terakhir. Pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026), saham ini tercatat menguat 19,83% ke level Rp7.250 dibandingkan hari sebelumnya, berdasarkan data Stockbit Sekuritas.

        Tren penguatan berlanjut pada perdagangan Selasa (20/1/2026), di mana saham RLCO langsung mengunci ARA dan bertahan di level Rp8.700 hingga penutupan sesi pertama.

        Lonjakan harga saham RLCO tidak terjadi secara tiba-tiba. Euforia pasar telah terbentuk sejak masa penawaran umum perdana yang berlangsung pada 2–4 Desember 2025. Dari total 625 juta saham yang ditawarkan kepada publik, jumlah pemesanan mencapai 89,49 miliar saham.

        Tingginya minat tersebut mencerminkan tingkat kelebihan permintaan (oversubscription) sebesar 143,19 kali dan menempatkan RLCO sebagai salah satu IPO dengan minat investor tertinggi sepanjang 2025.

        Saat pertama kali diperdagangkan di BEI pada 8 Desember 2025, saham RLCO langsung menguat 34,52% pada sesi pertama dan menyentuh ARA di level Rp226 per saham.

        Dana IPO dan Struktur Permodalan

        RLCO tercatat sebagai emiten ke-25 yang melantai di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2025. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp105 miliar, dengan kapitalisasi pasar awal sekitar Rp525 miliar.

        Dalam prospektus IPO, manajemen RLCO menyatakan sekitar 56,33% dana hasil penawaran umum, setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan sebagai modal kerja untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.

        Sementara itu, 43,67% dana lainnya disalurkan kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, untuk mendukung kebutuhan bahan baku dan peningkatan kapasitas produksi.

        Dari sisi kinerja fundamental, RLCO mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang lima bulan pertama 2025. Penjualan perseroan mencapai Rp231,3 miliar, meningkat 47,56% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        PT Abadi Lestari Indonesia Tbk telah beroperasi sejak 2014 dan bergerak di sektor pengolahan serta perdagangan sarang burung walet. Perseroan telah mengantongi sejumlah sertifikasi dan izin ekspor strategis, termasuk dari General Administration of Customs of China (GACC) serta Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, yang membuka akses ke pasar ekspor utama industri sarang burung walet.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Uswah Hasanah
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: