Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Sarang Walet (RLCO) Ekspansi ke Sektor Perikanan

Emiten Sarang Walet (RLCO) Ekspansi ke Sektor Perikanan Kredit Foto: Abadi Lestari Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Produsen dan eksportir sarang burung walet, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), melebarkan sayap ke sektor perikanan. Langkah diversifikasi ini ditandai dengan pendirian anak usaha baru yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan hasil perikanan.

Direktur RLCO, Ayu Amanda, menjelaskan bahwa pada 19 Januari 2026, anak perusahaan Perseroan, PT Realfood Winta Asia (RWA) bersama Edwin Pranata mendirikan entitas baru bernama PT Marinova Protein Internasional (MPI) yang berkedudukan di Bojonegoro. 

Pendirian tersebut dituangkan dalam Akta Pendirian No. 18 tanggal 19 Januari 2026 yang dibuat oleh Eni Zubaidah, S.H., Notaris di Bojonegoro, dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-0013843.AH.01.01.Tahun 2026 tanggal 18 Februari 2026.

Baca Juga: Target Harga Saham RLCO Tembus Rp80.000 Dinilai Terlalu Ekstrem

"MPI akan melakukan kegiatan usaha, antara lain Industri Penggaraman/Pengeringan Ikan (KBLI 10211); Industri Pembekuan Ikan (KBLI 10213); Industri Pengolahan Dan Pengawetan Lainnya untuk Ikan (KBLI 10219); Industri Penggaraman/Pengeringan Biota Air Lainnya (KBLI 10291); Industri Pengolahan Dan Pengawetan Lainnya untuk Biota Air Lainnya (KBLI 10299); Perdagangan Besar Hasil Perikanan (KBLI 46206); dan Perdagangan Besar Hasil Olahan Perikanan (KBLI 46324)," kata Ayu Amanda.

Dengan berdirinya MPI, RLCO akan memiliki entitas anak baru yang laporan keuangannya terkonsolidasi dalam perseroan. Manajemen memastikan langkah ini tidak berdampak terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Ekspansi ini menegaskan ambisi RLCO untuk memperluas portofolio bisnis di luar sektor sarang burung walet, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui diversifikasi usaha.

Baca Juga: Polemik Target Harga Saham, BEI Panggil Samuel dan RLCO Bantah Ada Deal

"Perseroan berkeyakinan bahwa pembentukan anak usaha baru ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan dan untuk memastikan agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan. Selain itu, pembentukan ini juga akan menjadi penunjang untuk bisnis Perseroan ke depan," pungkas Ayu Amanda.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: