Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prancis Diancam Tarif 200% Gegara Ogah Join Board of Peace Trump

        Prancis Diancam Tarif 200% Gegara Ogah Join Board of Peace Trump Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif hingga dua ratus persen terhadap anggur dan sampanye asal Prancis. Hal ini menyusul laporan kengganan negara itu untuk bergabung dengan inisiatif Board of Peace. 

        Trump menyatakan bahwa dirinya tidak suka laporan soal keengganan akan rencananya dari  Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Ia juga menyebut politikus itu akan segera lengser sebagai presiden di Paris.

        Baca Juga: Donald Trump Pamer Foto di Akun Medsosnya Sedang Tancapkan Bendera di Wilayah Greenland

        “Apakah dia mengatakan itu? Yah, tidak ada yang menginginkannya karena dia akan segera lengser dari jabatannya,” ujar Trump, dilansir Rabu (21/1).

        Trump juga menegaskan ancaman tarif tinggi tersebut sebagai alat tekanan politik.

        “Saya akan mengenakan tarif dua ratus persen pada anggur dan sampanyenya, dan dia akan bergabung. Tapi dia tidak harus bergabung,” katanya.

        Board of Peace sendiri adalah sebuah inisiatif yang bertujuan menyelesaikan konflik global, dimulai dari Gaza.Inisiatif Trump itu memunculkan pertanyaan tentang peran dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

        Saat ini, terdapat tarif sebesar lima belas persen untuk anggur dan minuman beralkohol yang diekspor dari Uni Eropa ke Amerika Serikat. Tarif itu selama ini coba dilobi oleh Prancis.

        Baca Juga: PM Norwegia Ngaku 'Dijapri' Donald Trump Saat Eskalasi Greenland Memanas

        Amerika Serikat merupakan pasar terbesar bagi ekspor anggur dan minuman beralkohol asal Prancis. Ancaman tarif tersebut berpotensi memberikan dampak besar terhadap industri minuman negara tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: