Cuma Menghela Napas, Begini Reaksi Inggris Usai Dicap Bodoh Sama Trump
Kredit Foto: Istimewa
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hal ini terkait penolakan terhadap tuntutan soal rencana mengakuisisi Greenland.
Starmer menyerukan diskusi yang tenang mengenai akuisisi dari Greenland. Ia menyatakan tidak ingin memicu perang dagang dengan AS. Namun hal itu malah dibalas oleh sindiran berupa “bodoh dan lemah” dari Trump.
Baca Juga: Di Hadapan Akademisi Inggris, Presiden Prabowo Paparkan Visi Besar Pendidikan Indonesia
Starmer menilai sikap tersebut dilakukan untuk menekannya agar melunak dalam isu Greenland. Ia menegaskan masa depan wilayah itu harus ditentukan oleh rakyat dari Greenland dan Denmark.
“Saya tidak akan tunduk, dan Inggris tidak akan tunduk, pada ancaman tarif yang bertentangan dengan prinsip dan nilai kami terkait masa depan Greenland,” kata Starmer, dilansir Kamis (22/1).
Namun Starmer menegaskan pentingnya menjaga hubungan strategis dengan Amerika Serikat. Hal itu terutama dalam isu keamanan global seperti Ukraina.
Baca Juga: Trump dan Gejala Mental Penjajah, Mau Jadikan Venezuela Wilayah AS
“Itu tidak berarti kami sepakat dengan mereka dalam segala hal. Namun akan ceroboh jika memutus hubungan dengan AS. Kita tidak bisa mengabaikan kepentingan pertahanan serta keamanan kami,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: