Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dana Asing Kabur Rp1,9 Triliun, Saham-saham Ini Dijual

        Dana Asing Kabur Rp1,9 Triliun, Saham-saham Ini Dijual Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (21/1) dengan kinerja negatif. Berdasarkan data RTI, IHSG ambles 124,37 poin atau 1,36% dan berakhir di level 9.010,33.

        Tekanan tersebut juga tercermin dari pergerakan saham di lantai bursa. Sebanyak 546 saham tercatat melemah, sementara hanya 179 saham yang mampu menguat dan 77 saham bergerak stagnan. 

        Dari sisi likuiditas, aktivitas transaksi terbilang ramai dengan volume perdagangan mencapai 61,45 miliar lembar saham dalam 4.024.982 kali transaksi, serta nilai transaksi yang menembus Rp34,02 triliun.

        Baca Juga: Saham-Saham Ini Bisa Jadi Korban Keganasan MSCI

        Di tengah pelemahan indeks, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,90 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp1,88 triliun, sedangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi tercatat Rp12,60 miliar.

        Aksi jual asing paling besar terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp1,72 triliun. Sejalan dengan derasnya tekanan jual, saham BBCA ditutup turun 3,75% ke level Rp7.700. Di posisi berikutnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat net sell asing Rp456,04 miliar, dengan harga saham ditutup terpangkas 6,76% ke Rp386.

        Baca Juga: Menanti MSCI, Saham Calon Penghuni Tergelincir

        Saham yang Dijual Asing

        Berdasarkan data Stockbit, berikut 10 saham yang dijual asing pada perdagangan Rabu (21/1)! 

        1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,72 triliun
        2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp456,04 miliar
        3. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp133,78 miliar.
        4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp103,41 miliar
        5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp76,77 miliar
        6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp75,18 miliar
        7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp65,25 miliar
        8. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp55,2 triliun
        9. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp47,83 miliar
        10. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp44,48 miliar

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: