Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM-LPG di 2025, Naik 5,5%

        PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM-LPG di 2025, Naik 5,5% Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan pengangkutan energi sebesar 170 miliar liter bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) sepanjang 2025. Volume tersebut meningkat 5,5% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya dan mencerminkan penguatan peran PIS dalam distribusi energi nasional dan internasional.

        Dari total volume tersebut, sebanyak 107 miliar liter merupakan kargo minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sementara itu, pengangkutan untuk pasar global mencapai 63 miliar liter.

        Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan capaian tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia sekaligus memperluas layanan ke pasar internasional.

        Baca Juga: PIS Terima Apresiasi Kemenhub Berkat Salurkan 750 Unit Life Vest untuk Nelayan di Manado

        “Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global,” ujar Surya dalam keterangannya, Selasa (21/1/2026).

        Capaian pengangkutan 2025 tersebut melampaui kinerja 2024 yang tercatat lebih dari 161 miliar liter. Kenaikan volume ini mempertegas peran PIS sebagai tulang punggung distribusi energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi domestik.

        Untuk menopang operasional tersebut, PIS terus memperkuat armada. Hingga akhir 2025, perusahaan mengoperasikan 110 unit kapal milik yang beroperasi penuh selama 24 jam dalam sepekan. Selain itu, kegiatan pengangkutan didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan berupa tugboat guna memastikan kelancaran sandar dan bongkar muat di berbagai terminal.

        Baca Juga: Kuatkan Industri Maritim Nasional, PIS dan PAL Sepakati Kerja Sama Pembangunan dan Perawatan Kapal

        Selain fokus pada pasar domestik, PIS juga memperluas ekspansi ke pasar non-captive. Ekspansi global ini dijalankan melalui tiga kantor strategis yang mencakup kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat posisi PIS dalam rantai logistik energi global.

        Dari sisi keselamatan dan standar operasional, PIS mencatat sebanyak 84 kapal milik telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE). Standar ini menjadi prasyarat penting bagi kapal tanker untuk dapat beroperasi dan diterima di pasar internasional.

        Surya menambahkan, transformasi yang dijalankan PIS diarahkan untuk meningkatkan keandalan distribusi energi sekaligus memperkuat daya saing industri pelayaran nasional.

        “Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional. Serta, memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia,” tutup Surya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: