Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bisa Ngecas di Rumah Biasa? Ini Simulasi Pengisian Geely EX2 Tanpa Wall Charger

        Bisa Ngecas di Rumah Biasa? Ini Simulasi Pengisian Geely EX2 Tanpa Wall Charger Kredit Foto: Geely
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kehadiran Geely EX2 di pasar Indonesia langsung memunculkan satu pertanyaan krusial dari calon pengguna mobil listrik pemula.

        Pertanyaan itu sederhana tetapi menentukan keputusan beli, yakni apakah mobil ini bisa diisi daya hanya dengan listrik rumah biasa tanpa harus memasang wall charger mahal.

        Isu ini menjadi sangat relevan karena sebagian besar rumah tangga di Indonesia masih menggunakan daya listrik 1.300 hingga 2.200 VA.

        Geely EX2 dibekali baterai berkapasitas sekitar 40,8 kWh yang menjadi sumber utama jarak tempuh hingga mendekati 395 kilometer berdasarkan klaim NEDC.

        Dalam skema pengisian standar, mobil listrik seperti EX2 dapat diisi melalui soket AC menggunakan portable charger bawaan pabrikan.

        Daya listrik rumah 1.300 VA secara teknis hanya mampu menyuplai arus sekitar 900 sampai 1.000 watt secara stabil.

        Dengan daya sebesar itu, proses pengisian baterai 40,8 kWh akan berlangsung sangat lama dan bisa mencapai lebih dari 40 jam dari kondisi kosong hingga penuh.

        Pada kondisi rumah dengan daya 2.200 VA, suplai listrik yang tersedia berkisar 1.700 sampai 1.900 watt setelah dikurangi beban peralatan rumah tangga.

        Dengan daya tersebut, waktu pengisian penuh Geely EX2 masih berada di kisaran 20 hingga 24 jam jika menggunakan colokan standar.

        Artinya, pengisian melalui stop kontak rumah tetap memungkinkan, tetapi hanya ideal untuk pengisian semalam dengan kebutuhan jarak harian yang terbatas.

        Dalam praktik sehari-hari, pengguna biasanya tidak mengisi dari nol, melainkan hanya mengisi 20 hingga 40 persen kapasitas baterai setiap malam.

        Pada skenario itu, pengisian selama 6 hingga 8 jam sudah cukup untuk menambah jarak tempuh sekitar 80 hingga 150 kilometer.

        Kondisi ini sesuai dengan pola penggunaan harian di kota-kota besar Indonesia yang rata-rata berkisar 30 hingga 60 kilometer per hari.

        Namun, keterbatasan daya listrik menjadi faktor penting karena penggunaan peralatan rumah lain dapat memicu MCB turun jika tidak diatur dengan baik.

        Pengisian mobil listrik idealnya dilakukan pada malam hari saat beban listrik rumah berada pada titik terendah.

        Geely EX2 sendiri mendukung pengisian cepat DC yang mampu mengisi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit di stasiun pengisian umum.

        Fitur fast charging ini menjadi solusi bagi pengguna yang tidak memiliki instalasi listrik rumah dengan daya besar.

        Tanpa wall charger, penggunaan colokan rumah tetap menjadi solusi realistis bagi pemilik pertama mobil listrik.

        Namun, untuk penggunaan jangka panjang, peningkatan daya listrik atau pemasangan wall charger tetap menjadi opsi yang lebih aman dan efisien.

        Baca Juga: Kenapa Geely EX2 Cocok Jadi Mobil Listrik Pertama Anak Kota

        Dari sisi biaya, pengisian di rumah dengan tarif listrik reguler tetap jauh lebih murah dibandingkan biaya bahan bakar kendaraan konvensional.

        Simulasi ini menunjukkan bahwa Geely EX2 memang dirancang untuk pengguna pemula yang belum siap melakukan investasi infrastruktur besar.

        Dengan manajemen pengisian yang tepat, mobil listrik ini tetap bisa digunakan optimal hanya dengan listrik rumah standar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: