ASUS Zenbook Duo 2026, Laptop Dua Layar untuk Profesional Modern
Kredit Foto: ASUS
ASUS Zenbook Duo 2026 hadir sebagai generasi terbaru laptop dual-screen yang menargetkan profesional dengan kebutuhan ruang kerja visual yang semakin kompleks.
Model ini diperkenalkan secara global di ajang CES 2026 sebagai kelanjutan dari lini Zenbook Duo yang sebelumnya sudah lebih dulu dikenal di pasar Indonesia.
Berbeda dari laptop konvensional, Zenbook Duo 2026 mengusung dua panel OLED 14 inci yang dirancang bekerja sebagai satu area kerja terpadu.
Pendekatan ini menempatkan Zenbook Duo bukan sekadar perangkat portabel, melainkan sebagai pengganti setup multi-monitor dalam satu bodi ringkas.
Di tengah tren kerja hybrid dan remote, kebutuhan akan layar tambahan menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan produktivitas.
ASUS membaca perubahan pola kerja ini sebagai peluang untuk mengembangkan form factor yang lebih adaptif.
Zenbook Duo 2026 kemudian dibangun sebagai perangkat yang menjembatani mobilitas dan kebutuhan multitasking tingkat lanjut.
Fondasi utama laptop ini terletak pada konfigurasi dua layar OLED Lumina Pro berukuran 14 inci.
Kedua panel tersebut memiliki resolusi sekitar 2880×1800 piksel dengan refresh rate variabel hingga 144 Hz.
Refresh rate adaptif memungkinkan konsumsi daya lebih efisien ketika menampilkan konten statis.
Panel OLED juga memastikan akurasi warna tinggi untuk pekerjaan kreatif seperti desain grafis dan pengolahan video.
Di sektor performa, ASUS membekali perangkat ini dengan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 berbasis arsitektur Panther Lake.
Prosesor ini menggabungkan CPU, GPU, dan NPU dalam satu platform untuk beban kerja komputasi dan kecerdasan buatan.
Kombinasi ini dirancang untuk menangani aplikasi berat sekaligus mengoptimalkan fitur AI berbasis Windows.
Untuk menopang dua panel OLED, ASUS menanamkan baterai berkapasitas besar 99 Wh.
Kapasitas ini memungkinkan penggunaan produktivitas sepanjang hari tanpa ketergantungan pada adaptor daya.
Dalam konfigurasi tertinggi, Zenbook Duo 2026 dibekali RAM 32 GB LPDDR5x dan SSD 1 TB PCIe 4.0.
Spesifikasi tersebut menempatkannya di segmen premium untuk profesional kreatif dan multitasker berat.
Dari sisi desain, ASUS memperkenalkan material Ceraluminum yang lebih ringan dan tahan gores.
Hinge generasi baru dirancang untuk mengurangi celah antar layar dan meningkatkan stabilitas saat digunakan.
Pendekatan ini menciptakan kesan satu kanvas besar dibanding dua layar terpisah.
ASUS juga menyematkan sistem audio Dolby Atmos enam speaker untuk menunjang konsumsi konten multimedia.
Software ScreenXpert menjadi pusat pengelolaan dua layar agar perpindahan jendela lebih intuitif.
Keyboard fisik dapat dilepas dan berfungsi sebagai virtual keyboard maupun perangkat Bluetooth terpisah.
Fitur Windows Hello facial recognition disertakan untuk keamanan dan kenyamanan akses cepat.
Dibanding generasi sebelumnya seperti Zenbook Duo UX8406, model 2026 membawa penyempurnaan pada panel, hinge, dan efisiensi daya.
Bobot dan dimensi dibuat lebih ringkas tanpa mengorbankan konfigurasi dua layar.
Daya tahan baterai juga ditingkatkan melalui desain baterai ganda yang lebih efisien.
Hingga Januari 2026, ASUS belum mengumumkan secara resmi jadwal rilis Zenbook Duo 2026 di Indonesia.
Peluncuran global baru dilakukan di CES 2026 tanpa informasi harga dan distribusi regional.
Sebagai perbandingan, Zenbook Duo UX8406 telah resmi masuk Indonesia sejak Maret 2024.
Model tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp33,9 juta di pasar domestik.
Pola ini membuka peluang bahwa Zenbook Duo 2026 akan dibawa ke Indonesia beberapa bulan setelah rilis global.
Pasar Indonesia dinilai relevan karena pertumbuhan pekerja hybrid dan kreator digital terus meningkat.
Kebutuhan multitasking tanpa monitor eksternal menjadi salah satu tantangan utama pekerja mobile.
Konfigurasi dua layar memberikan solusi langsung dalam satu perangkat portabel.
Prosesor Intel Core Ultra dan RAM besar mendukung beban kerja editing, desain, dan komputasi berat.
Daya tahan baterai panjang mendukung mobilitas tinggi tanpa sering mencari sumber listrik.
Zenbook Duo 2026 diposisikan sebagai perangkat kerja, bukan sekadar laptop eksperimental.
ASUS berusaha menjadikan form factor dual-screen sebagai standar baru produktivitas mobile.
Baca Juga: Bukan Sekadar Premium, Lenovo Legion 9i Tawarkan Konsep Laptop Future-Ready Rp100 Juta
Dengan pendekatan ini, Zenbook Duo 2026 menjadi salah satu laptop paling inovatif di kelas premium 2026.
Bagi profesional Indonesia, perangkat ini layak dipantau sebagai kandidat workstation portabel masa depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: