Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Optimis Pasar Indonesia Tumbuh, Intip Strategi Bisnis InDrive di 2026

        Optimis Pasar Indonesia Tumbuh, Intip Strategi Bisnis InDrive di 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Layanan transportasi online global asal Rusia, InDrive, menyadari bahwa pasar Indonesia merupakan salah satu yang menjadi prioritas di 2026. Optimisme itu didukung dengan potensi pertumbuhan dan pangsa pasar Indonesia yang stabil. 

        “Kami melihat Indonesia sebagai pasar strategis dengan dinamika yang sangat kuat. Pada 2026, fokus kami adalah membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan, transparan, dan bermanfaat untuk pengguna maupun pengemudi,” kata Chief Ride-Hailing Officer inDrive, Evgenia Matrosova,

        Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar di tanah air, inDrive, lanjut Evgenia, telah menyiapkan serangkaian program hiperlokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna di kota-kota operasionalnya. Strategi ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk mendukung integrasi ekosistem yang inklusif dan mampu menjawab tantangan mobilitas yang ada. 

        Tidak hanya fokus pada pengembangan layanan di berbagai wilayah, inDrive juga akan melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di kota-kota yang sudah ada guna meningkatkan efisiensi, kualitas produk, serta memperkuat brand awareness di tingkat lokal.

        Baca Juga: Mobil Listriknya Dijual dengan Harga Rp479 Juta, GAC AION Mengklaim ini Cocok untuk Nge-Grab

        Sejalan dengan upaya ekspansi, inDrive juga terus berinovasi melalui pengembangan fitur baru serta produk yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna di Indonesia. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan signifikan dari sisi jumlah pengguna aktif pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas inDrive.

        Aspek kualitas dan keselamatan tetap menjadi pilar utama strategi bisnis inDrive. Perusahaan akan memperkuat program pelatihan pengemudi untuk memastikan standar layanan yang konsisten dan profesional, didukung oleh proses rekrutmen yang sudah terstandarisasi. Di bidang teknologi, inDrive menerapkan fitur-fitur unggulan guna memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi penumpang dan pengemudi. 

        “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi adalah fondasi utama strategi inDrive,” tambah Evginia.

        Untuk memperkaya pengalaman pengguna, inDrive juga menargetkan perluasan kerja sama strategis dengan berbagai merek lokal dan nasional. Kolaborasi ini akan menghadirkan nilai tambah melalui program insentif, peningkatan loyalitas, serta penawaran eksklusif bagi pengguna dan pengemudi di berbagai kota.

        Baca Juga: 4,6 Juta Lapangan Kerja dari Ekosistem Digital, Grab Klaim Kontribusi 50% PDB Ride Hailing

        Menghadapi persaingan industri ride-hailing yang semakin kompetitif, inDrive mengadopsi strategi bisnis yang adaptif terhadap dinamika pasar, perkembangan teknologi, serta regulasi pemerintah. Pendekatan tersebut memastikan keseimbangan antara pertumbuhan berkelanjutan industri ini di Tanah Air. 

        Melihat besarnya potensi pertumbuhan dan peran strategis pasar domestik, inDrive menempatkan Indonesia sebagai salah satu fokus utama di Asia Tenggara pada 2026. Berbekal strategi berbasis kebutuhan lokal, inovasi berkelanjutan, serta penguatan kualitas layanan, inDrive menargetkan Indonesia untuk tumbuh sebagai pasar ride-hailing terdepan di kawasan ini.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: