Kredit Foto: Istimewa
Bursa Saham Eropa ditutup menguat pada Selasa (27/1). Kenaikan didukung oleh sejumlah katalis positif dari perusahaan yang membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap ketegangan perdagangan global.
Dilansir dari Reuters, Rabu (28/1), Indeks Stoxx 600 naik 0,6% ke 613,11. Kenaikan kali ini mencerminkan fokus investor yang semakin mengarah pada faktor spesifik perusahaan, di tengah ketidakpastian makroekonomi yang masih tinggi.
Saham Puma melonjak setelah produsen pakaian olahraga tersebut menjual sebagian kepemilikannya kepada Anta Sports China. Aksi korporasi tersebut menjadi salah satu pendorong utama sentimen positif pasar.
“Pada fase siklus seperti saat ini, aktivitas kesepakatan diperkirakan meningkat. Neraca perusahaan masih kuat dan manajemen mencari sumber pertumbuhan tambahan,” kata Kepala Riset Saham Eropa Amundi, Ciaran Callaghan
LVMH juga ditutup menguat setelah perusahaan barang mewah tersebut melaporkan penjualan kuartal keempat yang melampaui ekspektasi analis. Kinerja tersebut memicu harapan pemulihan sektor barang mewah, meski perusahaan menghadapi tekanan dari ketegangan perdagangan, pelemahan dolar serta harga emas yang tinggi terhadap margin.
Adapun Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa pihaknya telah merampungkan kesepakatan dagang besar yang telah lama tertunda dengan Uni Eropa. Kesepakatan tersebut mencakup penurunan tarif tinggi untuk sektor otomotif.
Namun demikian, sejumlah analis meragukan dampak positifnya bagi merek otomotif kawasan euro, mengingat ketatnya persaingan dengan produsen mobil lokal di India.
Investor juga tetap mencermati risiko jangka panjang terhadap tatanan perdagangan global. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan menaikkan tarif impor mobil dari Korea Selatan.
Baca Juga: Bos OJK Ungkap Strategi Berantas Saham Gorengan
Ia mengungkapkan hal itu dilakukan dengan alasan keterlambatan implementasi perjanjian dagang yang ditandatangani tahun lalu antara Washington dan Seoul.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: