Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Visa: Masih Dikalahkan Dolar, Stablecoin Belum Punya Daya Tarik Kuat

        Visa: Masih Dikalahkan Dolar, Stablecoin Belum Punya Daya Tarik Kuat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Raksasa Pembayaran Global, Visa menyampaikan pandangan hati-hati terhadap kegunaan aset kripto, khususnya stablecoin dalam transaksi sehari-hari. Ia menilai permintaan konsumen belum berkembang secara signifikan, bahkan di Amerika Serikat (AS).

        Chief Executive Officer (CEO) Visa, Ryan McInerney mengatakan bahwa konsumen sebenarnya sudah memiliki banyak pilihan praktis untuk melakukan pembayaran digital tanpa perlu menggunakan aset kripto.

        Baca Juga: Uni Eropa: Digital Euro Jadi Kunci Bebas Ketergantungan Visa dan Mastercard Amerika Serikat (AS)

        “Jika konsumen ingin membayar menggunakan dolar digital, mereka sudah memiliki banyak cara untuk melakukannya saat ini,” ujar McInerney, dikutip Senin (2/2).

        Stablecoin dirancang untuk mempercepat transaksi pembayaran dengan memungkinkan perpindahan dana langsung antar pihak melalui blockchain, tanpa melibatkan bank atau jaringan kartu. 

        Visa bukan sepenuhnya menutup pintu terhadap teknologi blockchain. Perusahaan tersebut telah melakukan sejumlah eksperimen infrastruktur blockchain, termasuk uji coba penyelesaian transaksi menggunakan stablecoin dari USDC.

        Namun, Visa belum melihat kripto sebagai ancaman maupun peluang jangka pendek bagi bisnis intinya. Sikap ini mencerminkan pandangan bahwa sistem pembayaran konvensional saat ini sudah cukup efisien untuk memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari.

        Baca Juga: CBUAE Resmikan Stablecoin Dolar Amerika Serikat (AS) Pertama Teregulasi di UAE

        “Mereka bisa membayar langsung dari rekening giro atau tabungan. Itu sudah sangat mudah. Karena itu, kami belum melihat kecocokan produk dengan pasar (product-market fit) untuk pembayaran stablecoin dan pembayaran konsumen di pasar digital yang sudah berkembang," ungkapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: