Suntik Dana hingga Rp200 Miliar Lebih, Sharge Berinvestasi Sediakan SPKLU Khusus untuk Taksi Online
Kredit Foto: Grab
Sharge, operator pengisian daya kendaraan listrik (EV) terkemuka di Thailand, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan platform transportasi online Grab untuk mempromosikan adopsi EV melalui peluncuran stasiun pengisian daya atau (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum/SPKLU) EV Grab, yang dikhususkan secara eksklusif untuk pengemudi Grab.
Dengan investasi lebih dari 400 juta baht atau lebih dari Rp217 miliar, Sharge bertujuan untuk membangun 40 stasiun pengisian daya di seluruh negeri pada tahun 2027.
Dikutip dari Bangkok Post, Kepala Eksekutif Sharge Management Peerapatr Sirichantaropart mengatakan upaya ini menandai investasi skala penuh pertama mereka dalam stasiun pengisian daya EV bekerja sama dengan mitra strategis seperti Grab.
Baca Juga: Bulan Januari 2026, BYD Melaporkan Terjadi Penurunan dari Segi Penjualan Mobil Listrik
"Kami berencana untuk menginvestasikan lebih dari 400 juta baht untuk membangun 40 stasiun pengisian daya EV khusus untuk pengemudi Grab pada tahun 2027, yang mencakup kota-kota ekonomi dan wisata utama di seluruh Thailand. Inisiatif ini dirancang untuk mendukung jumlah pengemudi EV yang terus bertambah dan untuk membangun sistem yang sesuai dengan gaya hidup mereka," katanya.
Pada fase pertama, perusahaan akan menguji coba tiga stasiun pengisian daya di Bangkok dan Chon Buri, yang berlokasi strategis di area di mana lebih dari 60 persen pengemudi Grab sudah menggunakan kendaraan listrik (EV).
Peluncuran awal difokuskan pada tiga lokasi berpotensi tinggi seperti Bandara Suvarnabhumi, Bandara Don Mueang, dan Pattaya yang bertujuan untuk memenuhi permintaan di zona dengan penggunaan tinggi.
Sementarai itu, Wakil Direktur Manajemen Pengemudi di Grab Thailand, Parichat Sriwilai mengatakan sejak 2020 Grab Thailand telah mempromosikan adopsi EV di kalangan pengemudi dan penumpang, menyediakan layanan transportasi dan pengiriman melalui program Grab EV.
"Grab adalah rumah bagi puluhan ribu pengemudi EV di seluruh negeri, menjadikan kami platform dengan armada EV terbesar di Thailand," katanya.
Kolaborasi ini mengatasi tantangan pengemudi dalam menemukan stasiun pengisian daya, mendorong lebih banyak pengemudi untuk beralih ke EV dengan percaya diri.
Jaringan pengisian daya yang diperluas akan mengurangi waktu pengisian dan memungkinkan pengemudi untuk beroperasi lebih efisien dan berkelanjutan.
Stasiun pengisian daya Grab EV diharapkan menawarkan tarif khusus 6 baht (Rp3.200) per kilowatt-jam (kWh) khusus untuk pengemudi Grab, dibandingkan dengan tarif standar 6,4-7,6 baht per kWh. Stasiun-stasiun ini menawarkan layanan pengisian cepat, mampu mengisi penuh kendaraan hanya dalam 20 menit.
Setiap stasiun dilengkapi dengan 12 pengisi daya, mendukung lebih dari 700 sesi pengisian daya per hari, kompatibel dengan semua model EV roda empat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: