Kredit Foto: Istihanah
Sejumlah fraksi di DPR RI menyatakan dukungan terhadap langkah efisiensi ekstrem yang dipertimbangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut mencakup potensi pemotongan gaji pejabat hingga penerapan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Langkah penghematan nasional ini diambil guna merespons ketidakpastian geopolitik yang terjadi di wilayah Timur Tengah. Anggota Komisi XII DPR Fraksi PAN Eddy Soeparno menegaskan partainya sepenuhnya mendukung arahan Presiden tersebut.
"Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kita setuju kok, mulai dari kemungkinan WFH, terus kemudian mungkin juga pengurangan hari kerja supaya bisa menghemat energi," ujar Eddy pada Senin (16/3/2026). Ia menilai usulan Presiden sudah sangat komprehensif untuk kepentingan bangsa yang lebih besar.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengkaji sejumlah kebijakan penghematan yang telah diterapkan oleh pemerintah Pakistan. Kebijakan tersebut disebut sebagai langkah kritis atau critical measures dalam menghadapi situasi ekonomi global saat ini.
Pakistan saat ini mewajibkan seluruh kantor pemerintah maupun swasta untuk menerapkan WFH sebanyak 50 persen. Pemerintah Pakistan juga memotong jumlah hari kerja dalam satu pekan menjadi hanya empat hari saja.
“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR," jelas Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat (13/3/2026). Hasil pemangkasan gaji tersebut kemudian dialihkan untuk membantu kelompok masyarakat yang paling rentan.
Pemerintah Pakistan juga memangkas pasokan BBM untuk semua kementerian di negara tersebut. Mereka mewajibkan sebanyak 60 persen kendaraan dinas untuk tidak digunakan dalam tugas operasional setiap saat.
Semua belanja aset seperti pendingin ruangan, kendaraan, hingga mebel dihentikan untuk waktu yang tidak ditentukan. Pakistan turut menyetop seluruh kunjungan dinas ke luar negeri serta melakukan efisiensi anggaran pada acara seremonial.
Baca Juga: Prabowo Subianto Menghimbau Menteri Tetap Gelar Open House Sederhana Demi Perputaran Ekonomi
Lembaga pendidikan tinggi di Pakistan dialihkan ke sistem pembelajaran daring guna menekan biaya energi nasional. Sekolah-sekolah juga dihentikan kegiatannya selama dua minggu untuk menghadapi periode Idulfitri.
Presiden Prabowo membuka opsi untuk mengkaji penerapan kebijakan serupa guna memperkuat ketahanan nasional Indonesia. "Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan," tegas Presiden di hadapan para menterinya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat