Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kemenkeu Kejar Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6% di Kuartal I-2026

        Kemenkeu Kejar Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6% di Kuartal I-2026 Kredit Foto: Antara/Erlangga Bregas Prakoso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,6 persen. Target tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi dasar (baseline) Kemenkeu yang dipatok sebesar 5,5 persen pada tiga bulan pertama tahun ini.

        “Kuartal I baseline kita di bidang keuangan itu 5,5 persen. Kita akan dorong ke 5,6 persen,” ujar Wakil Menteri Keuangan Juda Agung di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

        Juda menuturkan, salah satu strategi utama untuk mengejar target tersebut dilakukan dengan mengakselerasi berbagai program strategis yang selama ini cenderung mengalami penyerapan lambat pada awal tahun. Untuk itu, pemerintah akan mendorong percepatan belanja negara.

        Baca Juga: Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Susut Jadi US$154,6 miliar

        Selain belanja, instrumen lain yang akan dioptimalkan adalah program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dalam tiga bulan pertama 2026, pemerintah akan mempercepat penyaluran bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat.

        “Ada beberapa pengeluaran yang biasanya lambat, kita percepat. Termasuk sejumlah program perlindungan sosial yang bisa dilakukan di kuartal I, kita lakukan segera,” kata Juda.

        Ia berharap, kombinasi percepatan belanja dan akselerasi program perlindungan sosial tersebut mampu mendorong tambahan pertumbuhan ekonomi pada awal tahun.

        “Artinya, dari baseline 5,5 ke 5,6 itu ada tambahan 0,1 persen. Itu additional growth yang kita kejar,” jelasnya.

        Baca Juga: Airlangga: Ekonomi RI 2026 Optimis Tumbuh, Potensi Resesi Hanya 3%

        Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi Indonesia sepanjang 2026. Ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun ini berpotensi lebih tinggi dibandingkan capaian 2025 yang tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan (year-on-year).

        Optimisme tersebut disampaikan Airlangga saat berdialog bersama warga Muhammadiyah dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat (6/2/2026).

        “Di 2026 ini adalah tahun yang penting. Kita berharap pertumbuhan ekonomi bisa lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang year-on-year 5,11 persen. Jika dibandingkan dengan berbagai negara lain, Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi resesi terkecil, sekitar 3 persen, jauh lebih rendah dibandingkan Jepang dan Amerika Serikat,” ujar Airlangga, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Minggu (8/2/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: