Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        5 Tips Finansial Anak Muda, Termasuk Pentingnya Bangun Jaringan

        5 Tips Finansial Anak Muda, Termasuk Pentingnya Bangun Jaringan Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengelolaan finansial merupakan keterampilan hidup yang sangat penting, khususnya bagi anak muda. Namun hal ini sering tidak diajarkan di sekolah maupun oleh orang tua.

        Padahal jika seseorang bisa mengelola keuangan sejak dini, maka akan lebih mudah untuk menghindari kesalahan fianansial, sehingga lebih cepat untuk mencapai kestabilan.

        Baca Juga: Kenapa Menabung itu Susah?

        Melansir dari erika.com, berikut tips finansial bagi anak muda agar dapat mengelola keuangan dengan benar:

        1. Jangan Selalu Terjebak Tekanan Sosial untuk Beli Barang Baru 

        Di era media sosial ini, banyak anak muda yang membeLi barang baru hanya karena tren, seperti gAdget, fashion, hingga mobil. 

        Namun seharusnya kita bertanya pada diri sendiri, apakah benar-benar perlu? Apakah barang baru ini lebih baik dari yang kita punya? 

        Sebagai contoh membeli iPhone baru setiap tahun, padahal yang lama masih berfungsi dengan baik. Ini seperti pemborosan dan akan merusak keuangan.

        2. Pentingnya Membuat Anggaran atau Budgeting

        Membuat anggaran sangat penting guna mengendalikan kebiasaan belanja, bisa dimulai dari kecil seperti mencatat keuangan sehari-hari hingga biaya nongkrong. Setelah itu maka akan terlihat mana pengeluaran yang bisa dikurangi.

        Kemudian sisihkan untuk menabung, bisa menggunakan metode 0/30/20. Di mana 50% untuk kebutuhan pokok seperti bayar sewa, tagihan, dan belanja harian. 20% untuk keinginan, dari hiburan, hobi, dan gaya hidup. Dan 20% sisanya bisa untuk menabung.

        3. Buat Sumber Penghasilan Lain

        Jika kamu sudah punya pekerjaan, maka kamu bisa mengembangkan side hustle atau pekerjaan sampingan. Sehingga kamu tidak hanya mempunyai satu sumber penghasilan, karena jika salah satu pekerjaan hilang, masih ada pemasukan lain.

        4. Jangan Terburu-buru Bandingkan Diri dengan Orang Lain

        Di era digital ini, banyak orang yang terburu-buru membandingkan diri dengan orang lain. Terlebih di media sosial banyak orang yang terlihat sempurna, sehingga menimbulkan tekanan dan rasa tertinggal.

        Padahal membandingkan diri dengan orang lain justru akan merugikan, karena kita akan kehilangan fokus pada diri sendiri dengan mempercepat langkah.

        Setiap orang punya waktu dan jalannya masing-masing, dan posisi kita saat ini adalah bagian dari perjalanan yang memang seharusnya kita jalani.

        5. Bangun Jaringan atau Networking

        Membangun jaringan sangat penting dilakukan sejak muda, karena akan membuka koneksi dengan orang-orang yang lebih berpengalaman sehingga peluang akan muncul dan mempercepat pengembangan diri.

        Kamu bisa mulai menghubungi orang yang lebih maju, misalnya dari LinkedIn dengan mengajukan pertanyaan, undang ngobrol, dan biarkan mereka berbagi pengalaman.

        Setelah berhubungan dan menjaga komunikasi, maka mulai menunjukkan ketertarikan terhadap pencapaian mereka dan update pengembangan diri.

        Koneksi bermanfaat untuk jangka panjang, karena bisa membuka pintu masuk ke peluang kerja, rekomendasi, hingga kolaborasi. Jadi jangan puas hanya menjadi orang pintar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: