Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BEI Soroti Entitas Baru RLCO, Ini Respons Manajemen

        BEI Soroti Entitas Baru RLCO, Ini Respons Manajemen Kredit Foto: IDX
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menanggapi permintaan Bursa Efek Indonesia sehubungan dengan pembentukan entitas anak baru dalam grup usaha Perseroan. 

        Diketahui, pada 19 Januari 2026, anak usaha Perseroan, PT Realfood Winta Asia (RWA) bersama Edwin Pranata mendirikan perusahaan baru bernama PT Marinova Protein Internasional (MPI) yang berkedudukan di Bojonegoro.

        MPI akan bergerak di berbagai lini industri berbasis perikanan, mulai dari penggaraman dan pengeringan ikan, pembekuan ikan, pengolahan serta pengawetan ikan dan biota air lainnya, hingga perdagangan besar hasil perikanan dan produk olahannya.

        Direktur dan Sekretaris Perusahaan RLCO, Ayu Amanda, dalam keterbukaan informasi yang dilansir Rabu (25/1), menyatakan bahwa pendirian MPI merupakan bagian dari strategi diversifikasi usaha. Tujuannya agar setiap entitas dalam grup dapat fokus menjalankan lini bisnisnya masing-masing tanpa saling mengganggu operasional.

        Baca Juga: Emiten Sarang Walet (RLCO) Ekspansi ke Sektor Perikanan

        "PT RWA berfokus pada pengembangan produk berbasis bioaktif sarang burung walet. Sedangkan, PT MPI (Marinova Protein Internasional) berfokus pada produk kesehatan turunan perikanan, khususnya pemanfaatan bahan baku laut untuk produk nutrisi dan kesehatan. Dengan demikian, kedua entitas memiliki perbedaan sumber bahan baku dan arah pengembangan produk," kata Ayu.

        Dari sisi permodalan, RWA menyetorkan dana sebesar Rp999 juta ke MPI sesuai Akta Pendirian No. 18 tanggal 19 Januari 2026 yang dibuat oleh Eni Zubaidah, S.H., Notaris di Bojonegoro.

        Akta tersebut juga telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0013843.AH.01.01.Tahun 2026 tertanggal 18 Februari 2026. 

        Baca Juga: Target Harga Saham RLCO Tembus Rp80.000 Dinilai Terlalu Ekstrem

        Adapun dana setoran tersebut berasal dari hasil operasional RWA. "Setoran modal RWA kepada MPI tidak menggunakan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan. Perseroan memastikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan digunakan sebagaimana telah diungkapkan dalam Prospektus," tandas Ayu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: