Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Industri, ABB Perkenalkan Automation Extended
Kredit Foto: IEN
Operasional di industri saat ini dihadapi pada pasar yang volatil, ancaman keamanan siber, tekanan regulasi, serta dinamika tenaga kerja yang berubah dengan cepat. Menjawab tantangan tersebut, ABB memperkenalkan program Automation Extended, sebuah evolusi strategis dari sistem kontrol terdistribusi (DCS) yang dirancang untuk membantu industri melakukan modernisasi tanpa disrupsi atau tanpa gangguan.
Program ini dirancang untuk menghadirkan inovasi yang tepat dan cepat tanpa mengganggu produksi, mendukung analisis dan integrasi IoT, sekaligus menyederhanakan sistem operasional agar mudah dikendalikan.
Operator tetap dapat mengandalkan sistem ABB yang telah teruji seperti ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, dan ABB Freelance, sambil secara bertahap mengadopsi teknologi baru tanpa mengganggu operasional. Pendekatan ini menghadirkan jalur modernisasi yang terstruktur dan minim risiko, menjaga kesinambungan operasional sekaligus membuka ruang bagi inovasi.
Berbasis platform ABB yang telah terpercaya, Automation Extended menghadirkan peningkatkan kinerja yang langsung terasa yang mendorong operasional menjadi lebih efisien, lebih bersih dan lebih cerdas, serta menghadirkan kepercayaan jangka panjang melalui jalur transformasi yang terarah menuju operasi yang semakin otonom, guna mendukung pencapaian tujuan bisnis perusahaan.
“Di berbagai industri yang kami layani—yang banyak di antaranya mengoperasikan infrastruktur berskala besar dan kompleks dalam penyediaan sumber daya yang penting—pelaku industri yang kami dukung mengandalkan modernisasi yang tidak mengganggu operasional,” ujar Peter Terwiesch, President ABB Automation business area di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
“Automation Extended menghadirkan hal tersebut: membawa kapabilitas yang siap untuk masa depan ke dalam sistem yang telah mereka kenal dan percaya, dengan keamanan dan interoperabilitas sebagai fondasi utama," tambahnya.
Lebih lanjut katanya, program Automation Extended diimplementasikan melalui lingkungan yang modern, terbuka, dan modular, yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas, skalabilitas, serta integrasi yang mulus di berbagai sektor industri.
Berlandaskan prinsip separation of concerns, ekosistem otomatisasi ini mencakup dua lingkungan yang terpisah namun saling terhubung secara aman, yaitu kontrol lingkungan, sebuah domain berbasis perangkat lunak yang dirancang untuk menjamin kontrol proses kritis berjalan secara stabil, presisi, dan dapat diprediksi. Dan lingkungan digital, terintegrasi secara aman dengan lapisan sistem kontrol, memungkinkan penerapan aplikasi tingkat lanjut, edge intelligence, serta sistem analitik secara real-time.
Dengan mengintegrasikan teknologi baru seperti Open Platform Communications Unified Architecture (OPC UA) sebagai saranakomunikasi utma, serta arsitektur cloud-native untuk mengelola kedua lingkungan—yang memanfaatkan kontainerisasi, orkestrasi dan layanan modular—ekosistem ini memungkinkan berbagai peningkatan kapabilitas.
Peningkatan tersebut mencakup kemampuan mendeteksi dan mengoreksi adanya anomali dalam proses secara proaktif, mengoptimalkan strategi pemeliharaan melalui pemantauan kondisi aset kritis secara berkelanjutan, hingga meningkatkan praktik rekayasa melalui pendekatan modular yang efisien dan siap diterapkan di berbagai platform perangkat keras. Arsitektur ini menghadirkan skalabilitas dan kelincahan, sekaligus memastikan kinerja yang tangguh dan andal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: