Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

'Jokowi Tahu Kondisi Terakhir Gibran', Tak Jagokan Jadi Presiden di 2029

'Jokowi Tahu Kondisi Terakhir Gibran', Tak Jagokan Jadi Presiden di 2029 Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengetahui betul kondisi politik terakhir putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Sebagai aktor politik Pak Jokowi tahu kondisi terakhir dari Gibran, walaupun belum dibahas oleh total politik, tapi lebih total pengetahuan Jokowi tentang Gibran daripada pengetahuan total politik terhadap Gibran," ungkap Rocky dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip Selasa (16/6).

Karena itu, menurut Rocky, safari Jokowi keliling Indonesia lebih masuk akal jika ditujukan untuk mengampanyekan Presiden Prabowo Subianto agar kembali terpilih di Pilpres 2029, sehingga posisi Gibran sebagai pendamping tetap aman.

"Itu lebih masuk akal daripada Jokowi mundar-mandir Indonesia untuk jagoin Gibrannya — itu enggak masuk akal," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengungkapkan Jokowi berencana mengunjungi 38 provinsi dalam safari politiknya. Kegiatan itu akan dimulai dari Lampung pada akhir Juni 2026, lalu berlanjut ke NTT.

"Jadi gini, bahwa 38 provinsi ini akan dikunjungi oleh beliau yang berdasarkan undangan maupun ada program safari beliau sebagai mantan presiden ya, Presiden ke-7, menyambangi masyarakat ya kan. Gitu, jadi nanti 38 provinsi itu didatangi gitulah," ujar Bestari pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Ancaman Terbesar PDIP: Jokowi Bawa Pulang Pemilih ke PSI

Bestari berharap safari tersebut juga menjadi ajang Jokowi menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya kini bersama PSI, bukan lagi PDIP.

"Pak Jokowi sudah bersama PSI, namun tentu masyarakat harus lebih mengetahui dengan Pak Jokowi nanti ya kita harapkan itu menyampaikan kepada masyarakat, 'saya sekarang di PSI', begitu," imbuhnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya