Kredit Foto: Puslapdik Kemdikbud
Pemerintah kembali menghadirkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 yang memberikan bantuan biaya pendidikan sekaligus biaya hidup bagi mahasiswa.
KIP Kuliah merupakan program bantuan pendidikan yang ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi.
Program ini dapat diikuti oleh lulusan tahun 2026, 2025, dan 2024 yang memenuhi persyaratan ekonomi sesuai ketentuan pemerintah.
Untuk PTN
Program KIP Kuliah tidak hanya dapat dimanfaatkan peserta yang mengikuti jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tetapi juga berlaku bagi calon mahasiswa yang menempuh seleksi mandiri di Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Pendaftaran akun KIP Kuliah 2026 telah dibuka sejak 3 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Meski demikian, proses pendaftaran dibagi berdasarkan jalur seleksi masuk perguruan tinggi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), seleksi mandiri PTN, dan seleksi mandiri PTS.
Untuk PTS
Untuk jalur mandiri PTS, pendaftaran KIP Kuliah umumnya dibuka setelah proses atau pengumuman hasil SNBT selesai.
Calon mahasiswa yang berencana mengikuti seleksi mandiri PTS tidak perlu menunggu menu seleksi mandiri tersedia di sistem KIP Kuliah. Peserta tetap dapat mendaftar ke kampus tujuan dan mengikuti proses seleksi sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi.
Setelah menu seleksi mandiri dibuka di sistem KIP Kuliah, proses sinkronisasi data dan pendaftaran dapat dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dokumen Pendaftaran
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen dan data pendukung, yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat email aktif.
Pendaftaran KIP Kuliah dilakukan secara daring melalui sistem resmi pemerintah dengan tahapan sebagai berikut:
- Membuat akun KIP Kuliah menggunakan data diri yang diminta.
- Melakukan verifikasi data NIK, NISN, dan NPSN.
- Login ke sistem menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses yang dikirim melalui email.
- Melengkapi data diri dan informasi kondisi ekonomi keluarga beserta dokumen pendukung.
- Memilih jalur seleksi mandiri setelah menu tersedia di sistem.
- Mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi tujuan.
- Menunggu verifikasi data oleh pihak perguruan tinggi apabila dinyatakan lolos seleksi.
| Kegiatan | Dibuka | Ditutup | |
|---|---|---|---|
| 1 | Pendaftaran Akun Siswa KIP-Kuliah | 03 Februari 2026 | 31 Oktober 2026 |
| 2 | Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) | 10 Februari 2026 | 18 Februari 2026 |
| 3 | UTBK-SNBT | 25 Maret 2026 | 07 April 2026 |
| 4 | Seleksi Mandiri PTN | 15 Juni 2026 | 31 Oktober 2026 |
| 5 | Seleksi Mandiri PTS | 15 Juni 2026 | 31 Oktober 2026 |
Calon mahasiswa juga perlu memastikan kampus tujuan menerima mahasiswa penerima KIP Kuliah. Pasalnya, setiap PTS memiliki kebijakan dan kuota yang berbeda terkait program tersebut.
Untuk itu, peserta disarankan memeriksa informasi resmi penerimaan mahasiswa baru di kampus tujuan, menghubungi bagian penerimaan mahasiswa baru (PMB), serta memastikan program studi yang dipilih memenuhi ketentuan yang berlaku.
Meskipun memenuhi persyaratan ekonomi, penerimaan KIP Kuliah tetap melalui proses seleksi dan verifikasi. Karena itu, calon peserta dianjurkan melengkapi seluruh dokumen dengan benar, mendaftar lebih awal, serta memantau informasi resmi dari sistem KIP Kuliah dan perguruan tinggi tujuan secara berkala agar tidak melewatkan tahapan penting.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: