Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Maximus Catat Penurunan Klaim Hingga 22% Sepanjang 2025, Ini Strateginya

        Maximus Catat Penurunan Klaim Hingga 22% Sepanjang 2025, Ini Strateginya Kredit Foto: MPMInsurance
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Maximus Insurance menyesuaikan premi sekitar 15% sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategirebalancing portofolio, sementara klaim turun 22% dibandingkan periode sebelumnya berkat penguatan underwriting dan seleksi risiko yang lebih disiplin. Penyesuaian ini dilakukan dalam periode konsolidasi dengan fokus pada kualitas bisnis dan manajemen risiko.

        Direktur Utama Maximus Insurance Jemmy Atmadja mengatakan 2025 menjadi fase penataan ulang struktur bisnis untuk memastikan pertumbuhan yang lebih sehat.

        “Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatat dinamika premi yang terkendali dengan penyesuaian sekitar 15%. Penyesuaian ini merupakan bagian dari strategi rebalancing portofolio yang kami lakukan untuk memastikan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Jemmy kepada Warta Ekonomi, Senin (2/3/2026).

        Ia menjelaskan, meskipun terjadi penyesuaian secara agregat, sejumlah lini bisnis strategis tetap mencatat pertumbuhan dan memberikan kontribusi yang lebih berkualitas terhadap kinerja perusahaan.

        Dari sisi klaim, Maximus Insurance membukukan penurunan sekitar 22%. Menurut Jemmy, capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi pengendalian risiko yang diterapkan perseroan.

        “Penurunan ini menjadi indikator positif atas efektivitas penguatan underwriting, seleksi risiko yang lebih disiplin, serta pengelolaan klaim yang lebih terukur,” katanya.

        Manajemen menyebut penurunan klaim dipengaruhi oleh peningkatan disiplin underwriting dan risk selection, evaluasi struktur manfaat produk, penguatan monitoring klaim dan pengendalian severity, serta optimalisasi proses klaim untuk menekan potensi fraud dan overutilization. Selain faktor internal, stabilitas aktivitas ekonomi turut memengaruhi frekuensi klaim pada sejumlah lini bisnis.

        Dari sisi pendapatan premi, empat lini usaha utama masih menjadi penopang struktur pendapatan sepanjang 2025, yakni Marine Cargo, Property, Kendaraan Bermotor, dan Liability.

        “Keempat lini ini menjadi fondasi utama struktur pendapatan perusahaan,” ujar Jemmy.

        Sementara itu, lini kesehatan dan sejumlah lini komersial lainnya mendukung diversifikasi portofolio. Sepanjang tahun, lini General Accident dan Miscellaneous menunjukkan kontribusi yang semakin baik, meskipun secara nominal masih di bawah empat lini utama.

        Baca Juga: Klaim Liability Maximus Insurance Tembus 47,52%, tapi Kesehatan Tetap Cetak Klaim Tertinggi 2025

        Baca Juga: Asuransi Komersial Global Diproyeksi Tembus US$1,68 T

        Ke depan, manajemen menyatakan strategi perusahaan tidak lagi berfokus pada pertumbuhan volume premi semata, melainkan pada kualitas kontribusi terhadap profitabilitas dan keseimbangan risiko.

        “Secara keseluruhan, struktur pendapatan 2025 menjadi lebih sehat dan lebih seimbang, memberikan fondasi yang solid untuk pertumbuhan yang berkelanjutan ke depan,” ujar Jemmy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: