Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perang AS vs Iran Semakin Membara, 2 Menteri Dipanggil ke Istana

        Perang AS vs Iran Semakin Membara, 2 Menteri Dipanggil ke Istana Kredit Foto: Reuters
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di tengah situasi perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang semakin membara, Presiden Prabowo Subianto memanggil dua menteri di Kabinet Merah Putih, yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Istana Kepresidenan Jakarta.

        Pertemuan tersebut dilakukan pada Senin (2/3/2026) guna membahas sejumlah isu terkait pangan dan energi, terutama setelah adanya krisis Timur Tengah akibat konflik AS dengan Iran.

        Baca Juga: Demo Bela Iran, Marinir Amerika Serikat (AS) Tembak Pengunjuk Rasa di Pakistan

        Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan dalam rapat terbatas (ratas) tersebut dibahas sejumlah isu terkait energi, terutama setelah terjadi krisis Timur Tengah.

        Bahlil melaporkan kondisi terkini di bidang energi, terutama setelah Angkatan Laut Iran menutup Selat Hormuz sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

        Selat Hormuz merupakan salah satu choke point yang vital di wilayah Asia Barat, terutama untuk negara-negara eksportir minyak ke negara-negara tujuan di Asia.

        "(Laporan kepada Bapak Presiden, red.) mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz, Iran, karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimana pun kita masih melakukan impor sebelum lebaran," ujar Bahlil, dikutip dari Antara, Selasa (3/3).

        Sementara Menko Pangan Zulhas mengatakan dalam ratas tersebut, dirinya diperintahkan Presiden Prabowo untuk berkeliling turun langsung ke daerah-daerah mengecek ketersediaan pangan, sekaligus harga-harga pangan dan sembako tetap terjangkau untuk masyarakat.

        Baca Juga: Begini Kata Netanyahu Soal Durasi Perang Amerika Serikat-Israel Melawan Iran

        Baca Juga: Konflik Iran–AS Berpotensi Picu Gelombang Serangan Siber, ICSF: Indonesia Harus Siaga

        "Saya diperintah untuk keliling ya memastikan pangan, MBG (makan bergizi gratis), Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih). Kemudian, pengolahan sampah berlangsung dengan baik dan tentu sembako (selama) puasa dan lebaran ini harus tersedia, terjangkau, dan harga tidak boleh naik," kata Menko Pangan.

        Selain itu, Presiden juga memerintahkan untuk mengawasi secara ketat stok pangan. "Ya kami memastikan bulan puasa (sampai) Lebaran ini harus stok pangan dimonitor secara ketat," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: