Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Barcelona ke Indonesia, Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

        Dari Barcelona ke Indonesia, Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara Kredit Foto: Indosat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) bersama Nokia dan NVIDIA, menampilkan uji coba panggilan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Asia Tenggara, dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol.

        Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana instruksi suara, data, dan video dapat dikirim secara real time lintas negara, dengan dukungan AI dan network intelligence yang terintegrasi langsung di jaringan.

        Uji coba ini menjadi gambaran arah transformasi digital Indonesia ke depan, di mana jaringan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung, tetapi juga sebagai platform cerdas yang mampu memproses dan mengoptimalkan layanan berbasis AI secara langsung.

        Dengan teknologi AI-RAN, kemampuan AI ditanamkan di infrastruktur jaringan, sehingga dapat bekerja lebih cepat, responsif, serta efisien dalam penggunaan energi dan spektrum.

        Presiden Direktur dan CEO Indosat Vikram Sinha mengatakan, pencapaian tersebut menegaskan komitmen perusahaan memastikan manfaat digitalisasi dapat dirasakan merata.

        “Pencapaian ini tidak hanya membuktikan teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI."

        "Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” tuturnya.

        Integrasi AI langsung di jaringan memungkinkan berbagai sektor memanfaatkan teknologi secara lebih luas.

        Di bidang pertanian, perangkat cerdas dapat diakses secara langsung.

        Di sektor kesehatan, sistem diagnostik berbasis AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung layanan medis.

        Di dunia pendidikan, proses belajar mengajar dapat dipersonalisasi meski dilakukan jarak jauh.

        Chief Technology and AI Officer Nokia Pallavi Mahajan, menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan jaringan seluler berbasis AI.

        Senior Vice President NVIDIA Ronnie Vashista menambahkan, AI-RAN menjadi fondasi distribusi kecerdasan yang dapat memperkuat ekosistem nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

        Ke depan, Indosat berencana mengembangkan empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia, sebagai tahap transisi menuju implementasi operasional.

        Baca Juga: Indosat Terapkan Teknologi AIvolusi5G di Bandung, Jaringan Internet Makin Ngebut

        Perusahaan juga memperkuat pengembangan talenta lokal melalui AI-RAN Research Center di Surabaya bersama Nokia dan NVIDIA, guna memastikan insinyur Indonesia menjadi bagian utama dalam kemajuan AI nasional.

        Melalui langkah ini, Indosat menegaskan ambisinya untuk tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun ekosistem AI yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: