Adira Finance Bukukan Pembiayaan Rp43,2 Triliun Naik 18% di Tengah Lesunya Industri Otomotif
Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan pembiayaan baru tumbuh 18 persen menjadi Rp43,2 triliun sepanjang 2025, di tengah tekanan industri otomotif yang masih mengalami kontraksi. Kinerja tersebut turut ditopang oleh konsolidasi Adira Finance dengan Mandala Finance.
Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani Mendrofa, merinci bahwa kondisi industri otomotif nasional masih menantang. Pertumbuhan industri roda dua ritel tercatat minus 0,5 persen, sementara wholesale masih tumbuh sekitar 1 persen. Adapun industri roda empat mengalami kontraksi cukup dalam.
“Industri roda dua kalau ritel minus 0,5 persen. Kalau wholesale mungkin plus 1 persen. Kemudian untuk pertumbuhan roda empat, minus 8 persen,” ujarnya dalam agenda Buka Puasa Bersama Media di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Di tengah kondisi tersebut, piutang pembiayaan yang dikelola Adira Finance meningkat 13 persen menjadi Rp63,4 triliun. Kinerja ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp12,1 triliun, mencerminkan tingkat kepercayaan konsumen yang tetap terjaga.
“Sehingga piutang pembiayaan yang kami kelola tumbuh 13 persen menjadi Rp63,4 triliun. Angka ini tergolong cukup besar,” ujarnya.
Gani menegaskan, fundamental perusahaan yang kuat menjadi bekal penting bagi Adira Finance untuk menjaga keberlanjutan bisnis serta menghadirkan program pembiayaan yang relevan bagi masyarakat. Dengan kinerja yang terjaga, ia optimistis proyeksi pertumbuhan industri multifinance sebesar 6–8 persen pada 2026 dapat tercapai.
Baca Juga: Catat Pertumbuhan Transaksi QRIS, Danamon bersama Adira Finance Sukses Meriahkan IIMS Jakarta 2026
Baca Juga: Adira Finance Dorong Mobilitas dan Konsumsi Saat Mudik
Baca Juga: Adira Finance (ADMF) Mulai Tawarkan Obligasi dan Sukuk Total Rp2,5 Triliun
“Sejalan dengan proyeksi industri multifinance yang diperkirakan tumbuh 6–8 persen, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka pada 2026. Fondasi inilah yang membuat kami optimistis menyambut 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.
Optimisme tersebut juga tercermin dari partisipasi Adira Finance sebagai Official Multifinance Partner dan Official Trade-in Partner dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 bersama Danamon dan didukung MUFG.
“Selama periode penyelenggaraan, Adira Finance mencatatkan pertumbuhan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebesar 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” pungkas Gani.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: