Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menekraf Siapkan Program SantriMatic, Perluas Literasi Digital Pesantren

        Menekraf Siapkan Program SantriMatic, Perluas Literasi Digital Pesantren Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berencana memperluas program literasi digital, melalui inisiatif SantriMatic yang menyasar komunitas pesantren di Indonesia.

        Program ini diproyeksikan menjadi kelanjutan dari pelatihan digital Emak-Emak Matic dan GenMatic, yang digelar bersama Shopee Indonesia.

        Rencana tersebut disampaikan Riefky Harsya, saat menghadiri laporan capaian program pemberdayaan digital yang berlangsung di Jakarta.

        Ia menilai pesantren memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital, karena jumlahnya yang tersebar luas di berbagai daerah.

        “Kita bisa kembangkan menjadi SantriMatic."

        "Kita tahu pesantren dan dayah di Indonesia sangat banyak."

        "Pemerintah juga ingin mendorong pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren, baik untuk santri, santriwati, maupun para pengajarnya,” tutur Riefky dalam acara Program Pelatihan Digital Emak-Emak Matic dan GenMatic di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

        Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi komunitas pesantren, melalui pemanfaatan platform digital.

        Para santri dapat memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk lokal, mempromosikan karya kreatif, hingga membangun usaha berbasis daring.

        Sebelumnya, program Emak-Emak Matic dan GenMatic telah menjangkau ribuan peserta dari berbagai daerah.

        Program tersebut memberikan pelatihan, mulai dari literasi digital dasar, strategi pemasaran online, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas usaha.

        Baca Juga: Pendapatan UMKM Peserta Emak-Emak Matic Naik 7 Kali Lipat, Performa Affiliate Tembus 20 X

        Melalui kolaborasi antara pemerintah dan platform digital, pemerintah berharap semakin banyak kelompok masyarakat yang dapat memanfaatkan ekonomi digital.

        Riefky menilai, perluasan program ke komunitas pesantren dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: