Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Akulaku Ungkap Pembiayaan Konsumtif Melesat, Paling Besar ke Fesyen

        Akulaku Ungkap Pembiayaan Konsumtif Melesat, Paling Besar ke Fesyen Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Akulaku Finance Indonesia mencatat indikasi peningkatan transaksi pembiayaan konsumtif pada dua kategori, yakni pembelian produk fesyen dan white goods, seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Lebaran.

        Direktur Kepatuhan PT Akulaku Finance Indonesia, Meyli Rita Rahmayanti Siburian, mengatakan tren belanja selama Ramadan masih didominasi produk fesyen, terutama karena mayoritas pengguna layanan pembiayaan berasal dari kelompok usia muda.

        “Masih seputar fashion karena kan sasaran kami itu banyak di demografis Gen Z. Jadi mereka white goods itu banyak sekali di bulan Ramadan ini peningkatannya,” ujar Meyli dalam acara Media Gathering & Iftar Akulaku Finance Indonesia di Jakarta, dikutip pada Jumat (6/3/2026).

        Ia mengatakan hingga awal Ramadan perusahaan belum memiliki angka detail mengenai persentase kenaikan transaksi. Namun, perusahaan melihat adanya kecenderungan peningkatan permintaan pada kategori tersebut.

        Adapun kenaikan tren tersebut dipengaruhi pola konsumsi generasi muda terhadap produk fesyen, khususnya pada bulan Ramadan. Konsumen tidak hanya berbelanja untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk anggota keluarga.

        Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, menjelaskan periode Ramadan tahun ini baru dapat terlihat pada Maret sehingga data pertumbuhan transaksi masih dalam tahap pengamatan.

        "Mungkin gini, untuk Lebaran ini kan baru mulai. Jadi mungkin untuk angkanya belum, cuman mungkin saya bisa kasih indikasi sedikit. Actually, akhir tahun lalu itu kita mencapai satu new booking per bulan yang cukup tinggi," katanya.

        Ia menambahkan, sepanjang 2025 perusahaan sempat mencatatkan realisasi pembiayaan bulanan tertinggi yang mendekati Rp800 miliar.

        Baca Juga: Pembiayaan Akulaku Tembus Rp7,44 Triliun Ditopang BNPL

        Baca Juga: Akulaku Finance Catat Pembiayaan Rp7,44 Triliun pada 2025, Laba Melonjak 66%

        Baca Juga: Akulaku PayLater Kini Hadir di Seluruh Transmart, Belanja Makin Fleksibel

        “Paling tinggi sepanjang di tahun 2025 itu mencapai Rp800 miliar, hampir mencapai Rp800 miliar. Actually angkanya mungkin sekitar Rp789-790 miliar. Dan di bulan Januari kita sudah mencapai Rp700 miliar kemarin,” kata Perry.

        Dengan gambaran angka tersebut, menurut Perry, permintaan pembiayaan konsumtif masih cukup kuat menjelang Ramadan dan Lebaran. Ke depan, ia berharap pertumbuhan tetap terjaga hingga Maret seiring berlangsungnya periode Lebaran.

        “Jadi kita antisipasi memang di bulan Maret ini, dan ini Maret masih berjalan. Kita harapkan juga gaya beli dan pertumbuhan juga masih tetap terjaga,” ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: