Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menuju Pertumbuhan 8%, Pemerintah Andalkan AI dan Ekonomi Digital

        Menuju Pertumbuhan 8%, Pemerintah Andalkan AI dan Ekonomi Digital Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai perkembangan teknologi digital, terutama Artificial Intelligence (AI), akan menjadi motor utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai target 8%.

        Hal tersebut disampaikan dalam Press Conference & Soft Launch ASOCIO Digital AI Summit 2026 and ASOCIO Digital AI Award di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

        Konferensi pers ini turut dihadiri Chairman Organizing Committee Karim Taslim, Chairman ASOCIO Stan Singh-Jit, serta Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) Sugiarto Santoso, serta BPSDM Komdigi.

        Deputi III Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, mengatakan pemerintah melihat sektor digital sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.

        Menurutnya, kemajuan teknologi memungkinkan suatu negara mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

        "Dalam menuju pertumbuhan 8%, sektor digital ini adalah mesin utama kita," ujar Ali dalam konferensi pers tersebut, Jumat (6/3/2026).

        Pemerintah sendiri telah menetapkan tiga sektor strategis yang akan menjadi New Economic Engine of Growth untuk mencapai target tersebut. Ketiga sektor tersebut meliputi industri digital, semikonduktor, serta bioteknologi.

        “Di Kemenko Perekonomian ini kami sebut New Economic Engine of Growth. Ada tiga sektor yang kami kategorikan, dan semuanya akan didorong oleh digital,” ujarnya.

        Ali menyebutkan ketiga sektor tersebut saling berkaitan dan akan semakin berkembang dengan dukungan transformasi digital. Dalam strategi tersebut, pengembangan teknologi AI bahkan diposisikan beriringan dengan industri semikonduktor sebagai bagian dari ekosistem teknologi digital.

        Ia juga menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi digital. Nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan dapat melampaui 230 miliar dolar AS dalam beberapa tahun mendatang.

        Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia. Pada tahun 2025, tingkat penetrasi internet tercatat mencapai 223 juta pengguna dari populasi sekitar 285 juta penduduk.

        Pembahasan mengenai masa depan ekonomi digital dan AI tersebut juga menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026 yang akan digelar di Jakarta. Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri, pemerintah, serta pemangku kepentingan global untuk membahas pemanfaatan AI secara bertanggung jawab sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: