Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OJK Prediksi Bisnis Gadai Terus Tumbuh, 165 Perusahaan Ajukan Izin

        OJK Prediksi Bisnis Gadai Terus Tumbuh, 165 Perusahaan Ajukan Izin Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 165 pelaku usaha mengajukan izin usaha pergadaian pada periode 1 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026. Lonjakan pengajuan izin ini terjadi setelah regulator menerbitkan kebijakan penyederhanaan persyaratan perizinan melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 29 Tahun 2025.

        Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan kebijakan tersebut mendorong pelaku usaha pergadaian untuk mengurus izin resmi sehingga dapat beroperasi secara legal.

        “Pada periode 1 Desember 2025-12 Januari 2026, sebanyak 165 pelaku usaha mengajukan izin usaha pergadaian. Total perusahaan pergadaian berizin hingga Januari 2026 tercatat 223 perusahaan,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Senin (9/3/2026).

        Menurut Agusman, tingginya minat pengajuan izin menunjukkan industri pergadaian masih memiliki peluang pertumbuhan. Sektor ini dinilai tetap relevan sebagai salah satu alternatif pembiayaan berbasis agunan yang relatif mudah diakses masyarakat.

        “Industri pergadaian diperkirakan akan tetap tumbuh positif di tengah berkembangnya pembiayaan digital karena menawarkan pembiayaan alternatif berbasis agunan yang mudah diakses masyarakat,” kata dia.

        Baca Juga: Prima Bersama Pegadaian Dorong Investasi Emas Digital di Aplikasi Tring!

        Baca Juga: Bisnis Emas Pegadaian Melesat, Kelolaan Tembus 136 Ton Sepanjang 2025

        Baca Juga: Laba Bersih Pegadaian Melonjak 42,6% Jadi Rp8,34 Triliun Sepanjang 2025

        Agusman juga menyampaikan bahwa layanan pergadaian biasanya mengalami peningkatan pada periode Ramadan dan menjelang Lebaran. Pada momen tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan jangka pendek cenderung meningkat.

        “Berdasarkan data historis, penyaluran perusahaan pergadaian pada Maret 2024 tumbuh 1,78% month to month (mtm) dan pada Maret 2025 sebesar 1,66% mtm. Hal ini menunjukkan periode Ramadan hingga menjelang Lebaran menjadi momentum pertumbuhan penyaluran pembiayaan,” ujarnya.

        Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan gadai sebagai sumber pembiayaan jangka pendek.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: