Trump Sebut Perang Hampir Selesai, Tekanan Inflasi Global Kini Mulai Mereda
Kredit Foto: Instagram/Donald Trump
Harga minyak dunia mengalami penurunan cukup signifikan hari ini. Hal ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat memberikan indikasi baru.
Donald Trump mengisyaratkan bahwa konflik dengan Iran mungkin segera berakhir. Pernyataan tersebut memberikan dampak langsung pada pasar energi global.
Konflik di Timur Tengah sebelumnya memicu kekhawatiran krisis inflasi. Ketegangan tersebut sempat mengguncang stabilitas ekonomi di berbagai negara.
Indeks West Texas Intermediate (WTI) kini mengalami penurunan hingga 10 persen. Harga minyak tersebut saat ini mencapai level US$85,52 per barel.
Volatilitas perdagangan pada hari Senin lalu tercatat sangat tinggi. Fluktuasi harga ini menjadi yang terlebar sejak masa puncak pandemi.
Kutipan langsung dari Presiden AS menegaskan optimisme terkait situasi keamanan. “Saya yakin perang tersebut sangat lengkap, hampir selesai,” kata Trump kepada CBS News.
Harga minyak mentah sempat melonjak menembus US$100 per barel sebelumnya. Lonjakan tersebut terjadi pada pembukaan sesi perdagangan hari Senin.
Namun harga komoditas energi kemudian kembali bergerak turun. Penurunan ini seiring dengan rencana Amerika Serikat melepaskan cadangan minyak darurat.
Baca Juga: Akibat Serangan Terbaru Israel ke Iran, Harga Minyak Global Bisa Tembus 200 Dolar AS
Pemerintah AS mempertimbangkan penggunaan cadangan energi untuk menstabilkan pasar. Langkah tersebut diambil guna melindungi daya beli masyarakat dunia.
Para pelaku pasar kini terus memantau perkembangan geopolitik di wilayah tersebut. Stabilitas harga minyak sangat bergantung pada penyelesaian konflik secara menyeluruh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: