Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan, Begini Strategi MUF di Tahun 2026

        Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan, Begini Strategi MUF di Tahun 2026 Kredit Foto: Mandiri Utama Finance
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Mandiri Utama Finance (MUF) berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tahun 2026 melalui strategi ekspansi selektif, penguatan sinergi dengan perbankan, serta optimalisasi seluruh portofolio pembiayaan.

        Direktur sekaligus Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian S. Sinaga, menyampaikan bahwa di tengah tantangan daya beli masyarakat, MUF tetap melihat peluang pertumbuhan yang positif.

        “Menghadapi 2026, kami tidak semata mengejar pertumbuhan volume, tetapi memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga. Strategi kami adalah ekspansi yang selektif, penguatan manajemen risiko, dan optimalisasi potensi sinergi dalam ekosistem Bank Mandiri dan BSI,” ujar Dapot saat media gathering, baru – baru ini di Jakarta.

        Hingga akhir 2025, MUF memiliki 164 jaringan kantor di seluruh Indonesia. Ke depan, penambahan jaringan tetap dilakukan secara terukur, difokuskan pada wilayah dengan potensi pertumbuhan yang baik dan kebutuhan pembiayaan yang tinggi.

        Dari sisi bisnis, Dapot menyampaikan bahwa MUF akan memaksimalkan seluruh portofolio pembiayaan yang dimiliki, mencakup pembiayaan mobil baru, mobil bekas, motor baru, motor bekas, serta pembiayaan dana tunai. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan penetrasi pada segmen wholesale sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan struktur bisnis.

        Baca Juga: OJK: Pembiayaan Mobil Bekas Melaju Lebih Kencang Ketimbang Mobil Baru

        Momentum Ramadan dan Lebaran menjadi salah satu momen penting, di mana tahun ini MUF menghadirkan promo tematik bertajuk “Berkah Kendaraan Impian”, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat secara lebih fleksibel dan kompetitif.

        “Ramadan selalu menjadi momentum peningkatan kebutuhan kendaraan. Melalui program Berkah Kendaraan Impian, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, namun tetap prudent dan terukur,” tambah Dapot.

        Menjelang Lebaran, pembiayaan mobil diproyeksikan tetap menjadi segmen dominan untuk kebutuhan perjalanan keluarga, sementara sepeda motor mendukung mobilitas harian. Produk dana tunai juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya.

        Sejalan dengan komitmen sustainable business, MUF mencatat pembiayaan kendaraan listrik (EV) dan hybrid sepanjang 2025 mencapai Rp2,49 triliun, tumbuh 99% secara year-on-year dan mencakup 10% dari total penyaluran pembiayaan. Di sisi lain, porsi pembiayaan sektor produktif mencapai 23% dari total portofolio, mencerminkan peran aktif MUF dalam mendukung kegiatan ekonomi riil.

        MUF juga memiliki potensi besar melalui sinergi dengan Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia. Dari sisi pendanaan, skema joint financing memperkuat struktur pembiayaan secara lebih efisien dan kompetitif. Dari sisi penjualan, captive market dalam ekosistem perbankan memberikan peluang ekspansi kepada nasabah dengan profil risiko yang terjaga.

        “Sinergi dengan Bank Mandiri dan BSI bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga perluasan akses pasar yang berkualitas. Ini menjadi kekuatan utama kami untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” jelas Dapot.

        Baca Juga: Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 16,7%, Tembus Rp8,9 Triliun di Februari 2026

        Dari sisi kualitas aset, MUF berhasil menjaga rasio Non-Performing Financing (NPF) pada level 1,30% per Januari 2026, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,36%. Capaian ini menunjukkan efektivitas penguatan manajemen risiko serta kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika pasca Lebaran.

        Dengan strategi ekspansi yang selektif, penguatan sinergi, serta fokus pada pembiayaan berkelanjutan dan sektor produktif, MUF optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat sepanjang 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: