Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Waduh, Konsulat Rusia di Iran Rusak Akibat Serangan Israel-Amerika Serikat

        Waduh, Konsulat Rusia di Iran Rusak Akibat Serangan Israel-Amerika Serikat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Konsulat Rusia mengalami kerusakan akibat serangan yang terjadi dalam wilayah dari Isfahan, Iran. Hal ini mengundang rasa geram dari Moskow.

        Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan insiden yang mengenai fasilitas diplomatik tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS).

        Baca Juga: Diduga Balasan Milisi Pro-Iran, Fasilitas Diplomatik Amerika Serikat Kena Serang di Irak

        “Serangan terhadap perwakilan diplomatik merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap konvensi internasional,” kata Zakharova.

        Menurut Rusia, serangan tersebut sebenarnya menargetkan kantor administrasi gubernur provinsi yang berada di dekat gedung konsulat. Namun dampak ledakan juga merusak kompleks dari Konsulat Rusia.

        Beberapa jendela di gedung kantor dan apartemen staf dilaporkan pecah, sementara sejumlah pegawai konsulat sempat terdorong oleh gelombang kejut dari ledakan tersebut.

        Zakharova menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam insiden tersebut. Meski demikina, ia menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam konflik harus menghormati prinsip ketidakbolehan menyerang fasilitas diplomatik, sebagaimana diatur dalam konvensi internasional.

        Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah konflik antara Iran, Amerika Serikat dan Israel. Kondisi Timur Tengah kini memanas hingga memicu kekhawatiran global.

        Baca Juga: Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Dapat Support Korea Utara

        Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin juga telah membahas situasi konflik tersebut dalam percakapan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Kremlin kembali menyerukan agar seluruh pihak menghentikan permusuhan dan mencari penyelesaian melalui jalur diplomasi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: